Pemilu 2014

Koalisi Merah Putih Berjaya, Novanto Ketua DPR, Fahri, Fadli, Taufik, dan Agus Wakil Ketua

Empat nama calon Wakil Ketua DPR yang diusulkan pendukung KMP adalah Fadli Zon (Gerindra), Agus Hermanto (Demokrat), Taufik Kurniawan (PAN)dan Fahri

Koalisi Merah Putih Berjaya, Novanto Ketua DPR, Fahri, Fadli, Taufik, dan Agus Wakil Ketua
Tribunnews/Dany Permana
Sejumlah anggota DPR RI maju ke depan meja pimpinan memprotes pimpinan sementara DPR RI, Popong Otje Djundjunan dan Ade Rizky Pratama dalam Sidang Paripurna Pemilihan Pimpinan DPR RI di Gedung Parlemen DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (1/10/2014). Sidang Paripurna sempat ricuh dan berkali-kali diskors karena adanya perbedaan pendapat di antara para anggota DPR RI. (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai-partai pendukung pasangan Joko Widodo (Jokowi) - Jusuf Kalla (JK), yaknti Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Hanura, dan Partai NasDem, memutuskan untuk walk out dari Rapat Paripurna DPR, yang digelar hingga Kamis (02/10/2014), dini hari.

Hal itu membuat usulan-usulan nama-nama pimpinan dari partai pendukung Koalisi Merah Putih (KMP) seperti Partai Golkar, Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Demokrat, tidak terbantahkan.

Popong Otje Djundjunan, anggota DPR tertua yang ditunjuk sebagai pimpinan rapat, menyebutkan bahwa karena partai-partai pendukung KMP mengajukan nama yang sama, maka ia mengajak peserta rapat untuk langsung menyetujui usulan-usulan tersebut.

"Petama, Ketua (DPR) dari FPG, iya kan, Fraksi Partai Golkar, drs Setya Novanto, tok," kata Popong sembari mengetuk palu.

Empat nama calon Wakil Ketua DPR yang diusulkan fraksi pendukung KMP adalah Fadli Zon dari Partai Gerindra, Agus Hermanto dari Fraksi Partai Demokrat, Taufik Kurniawan dari PAN dan Fahri Hamzah dari PKS.

"Apakah setuju ?" Tanya Popong kepada peserta rapat.

Popong lalu menyebutkan agenda selanjutnya adalah pembacaan sumpah oleh para pimpinan DPR baru itu.

Namun demikian hal itu tidak bisa langsung dilakukan karena harus menunggu Ketua Mahkamah Agung, Hatta Ali, yang akan mengambil sumpah dan melantik para pimpinan.

"Saya skors dulu (sidang), karena harus ada ketua MA, sabar lah, saya juga sabar dari pagi," tutur Popong yang mengundang tawa peserta rapat. (NURMULIA REKSO PURNOMO).

Penulis: Nurmulia Rekso Purnomo
Editor: Gusti Sawabi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved