Senin, 27 April 2026

Legislator Baru

PDIP Tak Gentar Hadapi Koalisi Merah Putih di Parlemen

PDI Perjuangan mengaku tidak gentar menghadapi Koalisi Merah Putih di parlemen.

Tayang:
Editor: Johnson Simanjuntak
TRIBUN/DANY PERMANA
Pimpinan DPR RI dilantik oleh Ketua Mahkamah Agung Hatta Ali dalam sidang Paripurna DPR RI di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/10/2014). Sebelumnya PDI Perjuangan, PKB, Hanura, dan Partai NasDem melakukan aksi walk out dari sidang Paripurna, sehingga sidang hanya diikuti oleh 6 partai lainnya. (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PDI Perjuangan mengaku tidak gentar menghadapi Koalisi Merah Putih di parlemen. Politisi PDIP Aria Bima mengatakan pihaknya sudah menjadi minoritas selama 10 tahun.

"Kita tidak pernah takut dan grogi. Yang kita perjuangkan ideologi dan prinsip. Jokowi harus bersenyawa dan bersekutu dengan rakyat," kata Aria di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Jumat (3/10/2014).

PDIP, kata Aria, tidak menginginkan pembagian kekuasaan di kabinet. Ia pun mempersilakan Koalisi Merah Putih melakukan fungsi pengawasan di parlemen.

Aria memprediksi kecil kemungkinan PDIP mengusung paket dengan Koalisi Merah Putih. "Tidak perlu ada lagi lobi-lobi. Jangan terlalu berharap ada ruang. Koalisi KMP sudah satu paket. Tidak bisa. Saya kira tidak perlu. Kita 'head to head' saja," kata Aria.

Aria tidak mempermasalahkan bila kebijakan Jokowi-JK nantinya dijegal oleh Koalisi Merah-Putih. Ia yakin rakyat akan berada di belakang Jokowi.

"Nanti rakyat yang akan berhadapan. Kita tidak bisa membersihkan lantai kotor dengan sapu kotor," katanya.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved