Prahara Partai Golkar

Agung Laksono Terpilih Menjadi Ketum Golkar Baru 2014-2019

Agung Laksono akhirnya terpilih sebagai Ketua Umum Partai Golkar periode 2014-2019 melalui mekanisme hasil Musyawarah Nasional IX Partai Golkar

Agung Laksono Terpilih Menjadi Ketum Golkar Baru 2014-2019
Tribunnews/Dany Permana
Calon Ketua Umum Partai Golkar, Priyo Budi Santoso (dua kanan) dan Agung Laksono (kanan) bersalaman dengan sesepuh Golkar, Fahmi Idris (dua kiri) dalam acara Musyawarah Nasional IX Partai Golkar di Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (6/12/2014). Sebelumnya telah diselenggarakan pula Munas IX Golkar di Bali yang mengangkat kembali Aburizal Bakrie sebagai Ketua Umum Partai Golkar. (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com Rahmat Patutie

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Agung Laksono akhirnya terpilih sebagai Ketua Umum Partai Golkar periode 2014-2019 melalui mekanisme hasil Musyawarah Nasional (Munas) IX Partai Golkar dengan tema "Mengawal Demokrasi dan Memperkokoh NKRI" ini.

Proses perhitungan suara selesai pada pukul 00.40 WIB malam.

Agung berhasil mengumpulkan sebanyak 147 suara mengalahkan dua pesaingnya kandidat lainnya, yaitu Priyo Budi santoso yang hanya memperoleh 77 suara dan Agus Gumiwang Kartasasmita 71 suara.

Total suara pemilih adalah 295 suara perserta yang telah memberikan hak suaranya. Sedangkan satu peserta Abstein atau tidak memilih sehingga tidak dihitung.

Ruangan Ballroom Krakatau, Hotel Mercure, Ancol tempat diadakan Munas sontak menjadi riuh dengan teriakan dan tepuk tangan para pendukung Agung. Para peserta juga meneriakan kata "Hidup Golkar".

Adapun, pemilihan suara caketum Golkar dilakukan melalui sistem contreng. Nomor urut telah ditetapkan Agus Gumiwang mendapat nomor urut satu, sementara Agung Laksono mendapat nomor urut dua, sedangkan Priyo Budi Santoso nomor urut tiga.

Satu persatu pengurus kader Golkar dipanggil mulai dari DPP kemudian DPD tingkat I (Provinsi) dan DPD tingkat II (kabupaten/kota), hingga ormas masyarakat pendiri Partai Golkar.

Para peserta hanya perlu menuliskan angka menggunakan spidol sesuai nomor urut kandidat dalam kertas warna putih yang disediakan panitia. Kertas tersebut kemudian mereka masukan ke dalam kotak yang juga berwana putih yang terletak di sisi kiri ruangan.

Sebelum melakukan pemilihan, ketiga kandidat caketum dimintai pimpinan sidang menyampaikan visi dan misinya selama 15 menit dihadapan seluruh peserta Munas yang hadir.

Agus Gumiwang mendapat kesempatan pertama. Selanjutnya, akan disusul Priyo Budi Santoso, dan Agung Laksono.

Agung telah berjanji akan membawa partai berlambang beringin memenangkan Pilpres 2019 mendatang.

"Saya berjanji memenangkan pemilu legislatif dan pemilihan umum presiden dan wakil presiden 2019," kata Agung di hadapan peserta Munas saat menyampaiakn visi misinya.

Selain itu, Ketua Presidium ini dengan tegas mendukung pemilihan kepala daerah di tingkat provinsi dan kabupaten/kota dengan tetap memakai sistem proporsional terbuka dan langsung.

Munas ini merupakan bentuk perlawanan sejumlah kader Golkar yang berseberangan dengan Aburizal Bakrie yang baru saja terpilih secara aklamasi sebagai ketua umum dalam Munas IX Partai Golkar di Nusa Dua, Bali beberapa waktu lalu.

Penulis: Rahmat Patutie
Editor: Sugiyarto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved