Dahlan Iskan Kembali Pimpin Serikat Perusahaan Pers

SPS adalah organisasi bagi penerbit pers nasional yang beranggotakan 471 perusahaan pers dari seluruh Indonesia.

Dahlan Iskan Kembali Pimpin Serikat Perusahaan Pers
dicommunicationcenter.com
Dahlan Iskan 

TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Dahlan Iskan, mantan CEO Jawa Pos Grup, kembali terpilih sebagai ketua umum Serikat Perusahaan Pers (SPS) periode 2015 - 2019, dalam Kongres XXIV SPS yang berlangsung di Hotel Harris Batam Center, Batam, Jumat (6/2/2015) malam. Proses pemilihan ketua umum pun berlangsung mulus, dengan mekanisme aklamasi.

Sejak awal ketika proses kongres dimulai pukul 20.30 wib, nama Dahlan memang sudah muncul ke permukaan. Hingga saat pemandangan umum peserta berlangsung, posisi Dahlan sebagai calon terkuat ketua umum tidak tergoyahkan.

"Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan peserta Kongres SPS yang kembali memercayakan kepada saya sebagai ketua umum. Tugas ke depan organisasi jelas tidak lebih mudah, namun saya ingin SPS bisa semakin berkembang pesat menjadi organisasi pers modern yang memahami kebutuhan anggotanya," ujar Dahlan sesaat dinyatakan secara aklamasi sebagai Ketua Formatur sekaligus Ketua Umum SPS.

Hingga tengah malam, kongres akhirnya bisa menyusun personalia kepengurusan periode 2015 - 2019 secara lengkap. Mendampingi Dahlan, terpilih juga Jakob Oetama (Pemimpin Umum Harian Kompas) sebagai Ketua Dewan Pertimbangan. Sementara kendali Ketua Harian diserahkan kepada Ahmad Djauhar (Direktur Produksi Bisnis Indonesia) dan Hedy Lugito (Pemimpin Redaksi Gatra).

Hari ini, Sabtu (7/2/2014), di tempat yang sama setelah menyelesaikan kongres, SPS Pusat akan menggelar malam penghargaan kompetisi sampul muka media cetak komersial, majalah internal, dan pers mahasiswa. Penghargaan-penghargaan itu adalah The 6th Indonesia Print Media Awards (IPMA), The 4th Indonesia inhouse Magazine Awards (InMA), The 2nd Indonesia Young Readers Awards (IYRA), dan The 4th Indonesia Student Print Media Awards (ISPRIMA).

"Berbagai penghargaan itu adalah upaya SPS Pusat untuk mendorong industri pers nasional semakin diminati pembaca. Sekaligus meningkatkan pencapaian kinerja komunikasi korporasi dan organisasi non pers," kata Direktur Eksekutif SPS Pusat Asmono Wikan.

SPS adalah organisasi bagi penerbit pers nasional yang beranggotakan 471 perusahaan pers dari seluruh Indonesia. Visi dan misi SPS diarahkan untuk menegakkan kemerdekaan pers dan mendorong kehidupan pers yang sehat dan bermartabat. Program-program utama SPS sebagaimana ditegaskan dalam kongres di Batam masih berfokus pada empat pilar utama: pendidikan, penelitian, advokasi, dan penghargaan.

Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved