Gabungan Intelijen Selidiki Rustawi, Warga Malang Pembawa Bahan Peledak saat Pergi Umrah

Rustawi Tomo Kabul, warga Malang, Jawa Timur, masih ditahan di Brunei Darussalam lantaran membawa bahan peledak saat hendak pergi umrah.

Gabungan Intelijen Selidiki Rustawi, Warga Malang Pembawa Bahan Peledak saat Pergi Umrah
TRIBUN KALTIM/KHOLISH ChERED
AM Fachir (kanan) 

Laporan Edwin Firdaus

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Rustawi Tomo Kabul, warga Malang, Jawa Timur, masih ditahan di Brunei Darussalam lantaran membawa bahan peledak saat hendak pergi umrah.

Sejauh saat ini belum dirilis secara resmi oleh otoritas Brunei maupun Indonesia, apakah Rustawi terkait dengan jaringan teror yang hendak melakukan sesuatu atau tidak.

Selain itu juga belum diketahui dari mana bahan-bahan berbahaya tersebut, ia dapatkan. Meski begitu, tim Densus 88 antiteror dari Indonesia sudah bertolak ke Brunei untuk ikut menyelidikinya.

"Jadi sampai sekarang masih ada pembicaraan, terutama antarintelijen," kata Wakil Menteri Luar Negeri Indonesia, AM Fachir dikonfirmasi wartawan, Senin (11/5/2015).

Menurut Fachir, Tim Indonesia sendiri sudah bertemu dengan Rustawi. Namun polisi masih perlu mendalami, salah satunya dengan menemui keluarga Rustawi di Malang, guna menelusuri profilnya.

Untuk diketahui, barang-barang yang dibawa Rustawi saat hendak umrah yakni bahan peledak jenis bondet, serta empat butir peluru, pisau lipat, dan gunting di dalam kopernya.

Penulis: Edwin Firdaus
Editor: Gusti Sawabi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help