Pilkada Serentak

Calon Bupati Karawang Saan Mustopa Setor LHKPN ke KPK

Untuk memenuhi persyaratan sebagai bakal calon kepala daerah, Saan Mustopa menyerahkan laporan harta kekayaannya ke KPK.

Calon Bupati Karawang Saan Mustopa Setor LHKPN ke KPK
Tribunnews.com/Abdul Qodir
Bakal calon bupati Karawang, Saan Mustopa, mewakilkan penyerahkan laporan harta kekayaannya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Jumat (31/7/2015), melalui stafnya, Deding Jamaksari. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Qodir

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Politikus Partai Demokrat Saan Mustopa, melalui stafnya, menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Jumat (31/7/2015).

Pelaporan tersebut dilakukan Saan dalam rangka memenuhi persyaratan sebagai bakal peserta pemilihan kepala daerah serentak pada 9 Desember 2015. Namun, pencalonan Saan tanpa menggunakan kendaraan Partai Demokrat.

"Saya datang untuk menyerahkan LHKPN untuk pencalonan Bupati Karawang atas nama Saan Mustopa," ujar staf Saan Mustopa, Deding Jamaksari kepada wartawan usai penyerahan LHKPN.

Menurut dia, total harta kekayaan Saan dalam LHKPN tidak berubah dengan LHKPN yang diserahkan Saan ke kantor KPK pada masa akhir jabatannya sebagai anggota DPR RI periode 2009-2014 lalu.

Data yang terverifikasi di KPK, sebagai anggota DPR, Saan pernah menyerahkan LHKPN pada 31 Juli 2008. Saat itu, total harta kekayaannya anggota DPR periode 2014-2019 ini mencapai Rp 3,697 miliar.

Saan tidak datang ke kantor KPK untuk menyerahkan LHKPN kali ini. "Kang Saan lagi muter-muter untuk sosialiasi selaku anggota DPR karena sekarang masih masa reses," terang Deding.

Deding mengakui, keikutsertaan Saan dalam pemilihan Bupati Karawang 2015-2020 di pilkada serentak 9 Desember 2015 nanti tidak mendapatkan dukungan DPP Partai Demokrat.

"Dukungan yang ada dari Golkar, Gerindra dan NasDem. Mereka (DPP Partai Demokrat) dukung ke calon incumbent. Kalau komunikasi sudah dilakukan ke Demokrat. Saya sendiri kurang tahu pertimbangannya apa sampai tidak mendukung (Saan). Sampai saat ini, Kang Saan masih di Demokrat," papar dia.

Deding optimistis bosnya tersebut bakal terpilih sebagai Bupati Karawang. Berdasar hasil surbei seminggu lalu, selisih suara Saan dengan calon petahana yang didukung Partai Demokrat hanya sekitar 14 persen.

Penulis: Abdul Qodir
Editor: Y Gustaman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved