Megawati Ingatkan Wartawan Agar Pernyataannya Tidak Dipelintir Lagi

Megawati pertama kali mengingatkan wartawan saat dia memaparkan sikapnya soal Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak.

Megawati Ingatkan Wartawan Agar Pernyataannya Tidak Dipelintir Lagi
Tribunnews.com/Lendy Ramadhan
Megawati menyampaikan pidato dalam acara pelantikan Badan Saksi Pemilu Nasional dan Badn Pemenangan Pemilu Tingkat Nasional, Provinsi, Kabupaten / Kota, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan di Gedung Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Kamis (27/8/2015). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA  - Pekan lalu ada media massa memberitakan keinginan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri membubarkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sikap Megawati itu sontak mendapat kritikan pedas dari netizen.

Belakangan akhirnya media tersebut meralat tulisannya dan meluruskan duduk perkara sebenarnya bahwa saat menyampaikan sambutan di MPR pekan lalu, Megawati menyatakan bahwa KPK bisa dibubarkan kalau korupsi sudah tidak ada lagi.

Saat memberikan sambutan di acara pelantikan Badan Pemenangan pemilu (Bapilu), di kantor DPP PDIP, di Jakarta Selatan, Kamis (27/8/2015), Megawati berkali kali mengingatkan wartawan agar pernyataannya dalam sambutan tersebut tidak "dipelintir" lagi.

Megawati pertama kali mengingatkan wartawan saat dia memaparkan sikapnya soal Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak.

Presiden ke-5 RI itu menyebut keputusan pelaksanaan Pilkada serentak diambil secara terburu buru.

Ia meminta bila ada kekurangan dalam pelaksanaannya, sudah seharusnya pelaksanaannya dievaluasi.

"Kalau pilkada serentak ini belum bisa berjalan dengan baik, harus dievaluasi. Kadang-kadang wartawan memelintir, ibu Mega tidak setuju pilkada serentak, padahal saya tidak mengatakan itu," ujar Megawati.

Di tengah tengah sambutannya, Megawati mengingatkan kadernya untuk bekerja sesuai peraturan, dan jujur. Karena bila tidak, KPK siap mencokok.

Di ujung penjelasannya itu, Megawati kembali menyinggung kejadian pekan lalu dimana pernyataannya "dipelintir"

Halaman
12
Penulis: Nurmulia Rekso Purnomo
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved