Ini Hasil Kinerja 17 Menteri Kabinet Kerja Berdasarkan Survei Indeks

Namun, program-program pengentasan kemiskinan saat ini masih disebut belum memuaskan

Ini Hasil Kinerja 17 Menteri Kabinet Kerja Berdasarkan Survei Indeks
TRIBUN PONTIANAK/TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA
Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Marwan Ja?far, saat hadir sebagai pembicara pada Seminar Nasional Strategi Implementasi UU No 6 tahun 2014, dalam upaya membangun kesejahteraan desa, di gedung Rektorat Universitas Tanjungpura (UNTAN), Pontianak, Kalbar, Sabtu (21/11/2015). TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Lembaga riset Institut Demokrasi dan Kesejahteraan Sosial (Indeks) merilis survei hasil pencapaian kinerja 17 menteri Kabinet Kerja terkait Nawacita poin ketiga yaitu membangun Indonesia dari pinggiran.

Berdasarkan riset yang dilakukan dengan metode wawancara langsung ke menteri dalam cakupan penelitian, Indeks menemukan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Marwan Jafar memiliki capaian tertinggi dalam dua indikator.

Capaian Marwan, menurut Indeks, paling tinggi pada indikator desentralisasi asimetris dan pemerataan pembangunan antar wilayah terutama di Indonesia Timur.

Meski menjadi menteri paling tinggi tingkat capaiannya dalam indikator desentralisasi asimetris, Direktur Eksekutif Indeks Nanang Sunandar menyebutkan pencapaian Marwan masih dalam skor 6,48 dari rentang 1 sampai 10.

"Itu masih dalam level yang belum optimal," kata Nanang pada konferensi pers di Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (29/12/2015).

Nanang menjelaskan belum optimalnya capaian dalam indikator tersebut karena belum berkesinambungannya hubungan pemerintah pusat dan daerah dalam implementasi kebijakan.

Terkait indikator pemerataan pembangunan antar wilayah, Menteri Desa mendapat capaian skor 7. Hal itu disebut Nanang karena tugas pokoknya relevan pada indikator tersebut.

Pada indikator kedua ini, Indeks menemukan masih lemahnya koordinasi antar kementerian, terutama pada Kementerian Desa, Kementerian Perhubungan, dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Di indikator terakhir, penanggulangan kemiskinan, Indeks menemukan Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa menjadi menteri paling tinggi pencapaiannya dengan skor 7,13.

Namun, program-program pengentasan kemiskinan saat ini masih disebut belum memuaskan.

Ketiga indikator tersebut dijelaskan Direktur Riset Indeks Arif Hadiwinata, berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) dari Badan Pembangunan Nasional (Bappenas).

Penulis: Valdy Arief
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help