Banyak Modus, Satgas Sering Tertipu Kapal Ikan Pencuri

Laksamana Madya TNI Widodo mengaku pihaknya sering kebobolan dalam menangani kapal ikan ilegal.

Banyak Modus, Satgas Sering Tertipu Kapal Ikan Pencuri
TRIBUN/RISKI CAHYADI
Kobaran api melahap kapal nelayan asing pelaku illegal fishing yang ditenggalamkan di perairan Belawan Medan, Sumatera Utara, Selasa (18/8/2015). Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Lantamal I Belawan menenggelamkan tiga unit kapal asing satu diantaranya kapal asal Malaysia, dalam rangkaian memperingati HUT Ke-70 Kemerdekaan RI.TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Pelaksanaan Harian Satuan Petugas (Satgas) 115 Laksamana Madya TNI Widodo mengaku pihaknya sering kebobolan dalam menangani kapal ikan ilegal.

Hal ini disebabkan banyak modus operandi yang dilakukan para kapal asing dalam mencuri ikan di laut Indonesia.

"Modus operandi terus berkembang, tapi kita (Satgas 115) tidak akan patah semangat akan terus melakukan penangkapan ikan secara ilegal," ujar Widodo di kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Jakarta, Kamis (31/12/2015).

Modus yang dimaksud Widodo adalah kapal asing yang menggunakan bendera merah putih milik Indonesia. Hal itu membuat Satgas 115 sering kecolongan tidak memantau lebih lanjut kapal tersebut.

"Kadang petugas lapangan kita kalau lihat bendera sendiri lebih permisif," ungkap Widodo.

Widodo menambahkan pihaknya sudah banyak mengetahui modus-modus yang ada saat ini terkait penangkapan kapal asing. Selanjutnya Satgas 115 kata Widodo, yakin bisa menjaring semua kapal ilegal terutama milik asing.

"Itu kadangkala terkecoh. Sekarang kita sudah tahu modus ini," tegas Widodo.

Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help