Prahara Partai Golkar

Kubu Agung Nilai Ical Cs Kuno dan Tak Tahu Malu Putuskan Dukung Pemerintahan Jokowi

Golkar versi Munas Ancol yang dipimpin Agung Laksono bereaksi atas keputusan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) kubu Aburizal Bakrie (Ical).

Kubu Agung Nilai Ical Cs Kuno dan Tak Tahu Malu Putuskan Dukung Pemerintahan Jokowi
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Politikus Partai Golkar Ace Hasan Syadzily (kanan) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Golkar versi Munas Ancol yang dipimpin Agung Laksono bereaksi atas keputusan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) kubu Aburizal Bakrie (Ical).

Rakornas tersebut memberikan opsi dukungan kepada Pemerintahan Jokowi.

"Keputusannya memberikan dukungan kepada Pemerintahan Jokowi merupakan keputusan yang kuno, tidak tahu malu, seperti penumpang ketinggalan kereta," kata Ketua DPP Golkar versi Ancol Ace Hasan Syadzily melalui pesan singkat, Kamis (7/1/2016).

"Kebijakan ini sebenarnya sudah sudah menjadi keputusan DPP Partai Golkar kubu Munas Ancol," imbuh dia.

Baca juga: Azis Syamsuddin Sebut Penunjukkannya Sebagai Sekretaris Fraksi Merupakan Perintah DPP Golkar

Menurut Ace, kubu Bali seperti seperti menjilat ludahnya sendiri.

Padahal, Munas Bali kan memutuskan berada di Koalisi Merah Putih (KMP) yang artinya beroposisi dengan pemerintah.

Namun, kata Ace, karena mereka kebelet ingin mendapatkan SK Kemenkumham, rela melanggar keputusan hasil Munas mereka.

Dikatakan dia, dukungan kepada pemerintah tersebut justru yang menjadi sumber kekisruhan ditubuh Partai Golkar hingga 'berdarah-darah'.

Halaman
12
Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help