Kontroversi Gafatar

Ahmad Musadeq Disebut Pembina Organisasi Gafatar

Ahmad Mussadeq, atau Abdussalam terungkap, adalah pentolan organisasi Gafatar

Ahmad Musadeq Disebut Pembina Organisasi Gafatar
net
Logo Gafatar 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ahmad Mussadeq, atau Abdussalam terungkap, adalah pentolan organisasi Gafatar. Dari berbagai informasi yang dihimpun, Musadeq disebut pembina Organisasi Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) yang resmi didirikan beberapa tahun lalu.

Kepala Badan Kesatuan Kebangsaan dan Politik (Bakesbangpol) DKI Jakarta Ratiyono memastikan Gafatar terdaftar.

"Gafatar terdaftar di SKT (surat keterangan terdaftar) tahun 2011. Tapi kami harus cari lagi nomor registrasinya berapa, berkasnya harus dibongkar dulu," kata Ratiyono, di Balai Kota, Selasa (12/1/2016) kepada Kompas.com.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengungkapkan saat pertemuannya dengan pengurus Gafatar beberapa waktu lalu. Dalam pertemuan itu, Ganjar mengaku tak sekedar diam. Bahkan sebelum bertemu, ia mencoba membrowsing berkait informasi dasar ormas tersebut.

Kemudian ditanyakannya di saat bertatap muka secara langsung dengan mereka. Termasuk satu di antara pertanyaannya adalah terkait hubungan mereka dengan Ahmad Musadeq.

"Ketika itu mereka menjawab apabila Ahmad Musadeq –dengan agak kurang berkenan-- adalah sesepuh, kiai, atau semacam penasehat di organisasi tersebut," ungkap Ganjar.

"Lalu saya pun sampaikan, jika ajarannya seperti itu, pasti ada yang keliru dan saya meminta kepada mereka khususnya di Jawa Tengah untuk seriusi saja di bagian sosial kemasyarakatan termasuk di dalamnya kegiatan gotong-royong bersih-bersih, donor darah, maupun lainnya," Ganjar menegaskan.

Nama Ahmad Musadeq, beberapa tahun lalu sempat membuat gempar. Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada 4 Oktober 2007 kemudian mengeluarkan fatwa sesat atas ajaran Ahmad Musadeq, bernama Al-Qiyadah al-Islamiah.

Al-Qiyadah Al-Islamiyah didirikan oleh Ahmad Musadeq di Kampung Gunung Sari, Desa Gunung Bunder, Bogor, Jawa Barat. Pada tahun 2008, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memvonis Musadeq 4 tahun penjara dipotong masa tahanan atas pasal penodaan agama.

Dikutip dari laman wikipedia.org, dijelaskan, Al-Qiyadah Al-Islamiyah terbentuk pada tahun 2000 setelah terjadi ketidakcocokan dengan metode pada NII KWIX pimpinan Panji Gumilang.

Halaman
12
Editor: Rachmat Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help