Ledakan Bom di Sarinah

Pelaku Teror Thamrin Gunakan Senjata Buatan Filipina

Namun, belum dapat dipastikan apakah senjata api itu didapat dari kelompok teroris Abu Sayyaf atau bukan

Pelaku Teror Thamrin Gunakan Senjata Buatan Filipina
Tribunnews/HO/Youtube
Detik-detik saat dua teroris terkena ledakan dari bom yang mereka bawa sendiri di tempat parkir kedai kopi Starbucks, kawasan Sarinah, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (14/1/2016). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Para terduga teroris bom Thamrin merakit bom secara manual di Jakarta dan mendapatkan senjata api (senpi) dari Filipina.

Namun, belum dapat dipastikan apakah senjata api itu didapat dari kelompok teroris Abu Sayyaf atau bukan.

Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti mengatakan peredaran senjata di Filipina cukup bebas.

Bahkan di negara kepulauan itu terdapat home industry atau industri rumah tangga untuk membuat senjata api.

“Filipina senjata cukup bebas bahkan home industry. Bisa membuat senjata bisa diperjualbelikan. Setiap orang juga bisa beli senjata,” tutur Badrodin kepada wartawan ditemui di Mapolda Metro Jaya, Sabtu (16/1/2016).

Sampai saat ini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan darimana senjata api itu didapat.

Halaman
12
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Willy Widianto
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2016
About Us
Help