Prahara Partai Golkar

Inilah Tokoh Muda yang Dianggap Layak Jadi Ketua Umum Golkar

Nasihat BJ Habibie, soal perlunya partai berlambang pohon beringin itu dipimpin oleh tokoh muda diamini oleh sejumlah kader.

Inilah Tokoh Muda yang Dianggap Layak Jadi Ketua Umum Golkar
TRIBUNNEWS.COM/JEPRIMA
Presiden Republik Indonesia ke-3, BJ Habibie saat menghadiri acara Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (23/1/2016). BJ Habibie hadir selaku senior partai Golkar dan juga memberikan pidato politiknya. (TRIBUNNEWS.COM/Jeprima) 

Tribunnews.com, Jakarta — Nasihat Presiden ketiga RI yang juga tokoh senior Partai Golkar, BJ Habibie, soal perlunya partai berlambang pohon beringin itu dipimpin oleh tokoh muda diamini oleh sejumlah kader.

Dukungan akan tokoh muda ini mulai muncul dari kedua kubu, baik kubu Aburizal Bakrie maupun Agung Laksono.

Inisiator Generasi Muda Partai Golkar, Melki Laka Lana, yang juga Ketua DPP Partai Golkar hasil Munas Ancol, menganggap sudah saatnya ada regenerasi ketua umum Golkar.

"Kami sepakat dengan Pak Habibie, ada regenerasi ketum antara 40-60 tahun," ungkap Melki saat dihubungi Kompas.com, Minggu (24/1/2016) malam.

Menurut dia, sejumlah kandidat yang pantas untuk dimajukan adalah Ade Komarudin (50 tahun), Agus Gumiwang Kartasasmita (47 tahun), Airlangga Hartarto (53 tahun), Aziz Syamsudin (45 tahun), Indra Bambang Utoyo, Idrus Marham (53 tahun), Priyo Budi Santoso (49 tahun), dan Setya Novanto (60 tahun).

Namun, Melki menekankan agar sebelum beranjak ke bursa calon ketua umum, pelaksanaan munas harus melibatkan semua pihak. Keterbukaan diharapkan bisa menjadi jalan rekonsiliasi partai ini untuk menuntaskan konflik.

"Sesuai keputusan Mahkamah Partai Golkar, harus melibatkan kedua kubu yang bertikai sehingga tim transisi kami yakin akan jalankan dengan baik," ungkap Melki.

Sementara itu, dari kubu Aburizal, Mahyuddin menyatakan kesiapannya untuk maju menjadi calon ketua umum.

"Kalau ada munaslub, ya saya siap saja jadi caketum. Apalagi Pak Habibie bilang kader muda," tutur Mahyudin di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, Minggu (24/1/2016).

Selain dirinya, dia mengaku mendengar sejumlah nama yang digadang-gadang akan menjadi saingannya dalam mencalonkan diri sebagai ketua umum Partai Golkar.

"Saya dengar ada beberapa kandidat. Ada nama Pak Idrus, Nurdin, Akom, Aziz. Ada juga Pak Agus Gumiwang, Priyo Budi," ujarnya.

Ketua Umum Partai Golkar hasil Munas Bali, Aburizal Bakrie, mendorong adanya munaslub dan menyatakan tak akan lagi maju sebagai calon ketua umum.

Namun, keinginan Aburizal itu sempat menjadi perdebatan DPD I Partai Golkar tingkat provinsi. DPD I tidak menginginkan munaslub sehingga Aburizal pun berpikir dua kali. Keputusan jadi atau tidaknya munaslub baru akan diputuskan hari ini.

Sementara dari kubu Agung Laksono juga mengungkapkan kesediaan Agung tidak lagi menjadi caketum apabila Aburizal benar-benar tidak akan maju lagi.

"Pak Agung tidak maju kalau Pak Ical tidak maju," kata Melki.

Editor: Gusti Sawabi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help