Ujian Nasional

Ombudsman Sampaikan Dugaan Kecurangan dan Kelalaian PenyelenggaraUN Kepada Menteri Anies

Ombudsman Republik Indonesia menyampaikan temuannya kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan terkait pelaksanaan Ujian Nasi

Ombudsman Sampaikan Dugaan Kecurangan dan Kelalaian PenyelenggaraUN Kepada Menteri Anies
Tribunnews.com/ Valdy Arief
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan menerima temuan hasil pemantauan Ombudsman, Rabu (4/5/2016) 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Valdy Arief

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ombudsman Republik Indonesia menyampaikan temuannya kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan terkait pelaksanaan Ujian Nasional tingkat SMA dan sederajat tahun 2016.

Berdasarkan hasil pantauan Ombudsman di Sumatera Utara, Yogyakarta, dan Sulawesi Utara, ada dugaan kecurangan dan kelalaian penyelenggara UN.

Beredarnya kunci jawaban pada siswa masih terjadi hampir merata di seluruh daerah yang melaksanakan UN.

Pemantau UN Ombudsman di Sumatera Utara, Abyadi Siregar, menyebut ada temuan siswa yang membawa kunci jawaban.

"Di SMA Negeri 2 Medan yang merupakan sekolah favorit, ada siswa membawa kunci jawaban di dompetnya. Bentuknya ada yang diketik, ada yang ditulis tangan," kata Abyadi di kantor Ombudsman, Kuningan, Jakarta, Rabu (4/5/2016).

Selain itu, sebut Abyadi, ada beberapa pejabat daerah yang melakukan kunjungan saat UN sedang berlangsung.

Padahal, di pintu ruangan ujian sudah tertulis 'Selain peserta dilarang masuk'.

Dugaan pelanggaran bentuk lain ditemukan di Sulawesi Utara.

Pemantu Ombudsman setempat, Helda Tirajoh, menuturkan ada instruksi dari seorang Walikota di daerah pantauannya agar soal ujian tidak disilang.

Halaman
12
Penulis: Valdy Arief
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved