Kader Golkar Tuding Husni Kamil Manik Langgar Kode Etik

Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), menggelar sidang laporan kader Partai Golkar, Agus Makmur Santoso, yang mengadukan Ketua Komisi Pemilih

Kader Golkar Tuding Husni Kamil Manik Langgar Kode Etik
Tribunnews.com/ Nurmulia Rekso Purnomo
Alamsyah Hanafiah, Pengacara Agus Makmur Santoso, kader Partai Golkar yang menggugat Ketua Komisi Pemilihan Umun (KPU), Husni Kamil Manik. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Nurmulia Rekso Purnomo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), menggelar sidang laporan kader Partai Golkar, Agus Makmur Santoso, yang mengadukan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Husni Kamil Manik.

Dalam sidang yang digelar di gedung Bawaslu, Jakarta Pusat, Rabu (25/5/2016) itu, kuasa hukum Agus, Alamsyah Hanafiah, menyampaikan bahwa kliennya seharusnya menjadi anggota DPR.

Caleg Partai Golkar dari daerah pemilihan (Dapil) Jawa Barat II itu, adalah kader partai yang seharusnya menggantikan Agus Gumiwang sebagai anggota DPR.

Hal itu menyusul konflik internal partai, dimana Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Partai Golkar saat itu, Aburizal Bakrie.

Namun ketua KPU tidak pernah menggubris keputusan tersebut.

Padahal baik Aburizal, maupun Ketua DPR saat itu, Setya Novanto sudah mengirimkan surat ke MA.

"Jelas kami di sini bukan lembaga yang kami gugat, tapi langsung ketua KPU, yang melanggar etika," ujar Alamsyah dalam persidangan.

Bukannya menjalankan permohonan tersebut, Husni diketahui justru mengirimkan surat klarifikasi ke Mahkamah Agung (MA), terkait gugatan Agus Guniwang atas pemecatannya.

Padahal KPU bukan bagian dari sengketa Partai Golkar saat itu, antara Aburizal Bakrie dengan Agung Laksono.

Halaman
12
Penulis: Nurmulia Rekso Purnomo
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help