Kasus Korupsi di Sultra

Tak Tahu Gunakan E-Ticketing, Sekda Konawe Kepulauan Batal Naik Transjakarta

Sekretaris Daerah Kabupaten Konawe Kepulauan Cecep Trisnajayadi langsung ngacir usai diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Tak Tahu Gunakan E-Ticketing, Sekda Konawe Kepulauan Batal Naik Transjakarta
WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
Penumpang bus transjakarta menempelkan kartu e-Ticketing. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Eri Komar Sinaga

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekretaris Daerah Kabupaten Konawe Kepulauan Cecep Trisnajayadi langsung ngacir usai diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Untuk menghindari kejaran wartawan, Cecep langsung menuju halte Transjakarta Kuningan Madya yang berada di depan KPK.

Ketika ditanya wartawan apakah Cecep memiliki kartu untuk menggunakan Transjakarta, Cecep mengaku tidak punya.

"Saya orang baru di sini. Jadi enggak tahu," kata Cecep yang sudah bersiap memasuki halte busway, Jakarta, Jumat (9/9/2016).

Cecep pun akhirnya balik badan dan meningalkan halte.

Kepada wartawan, Cecep mengatakan rekomendasi yang diberikan Bupati Bombana untuk Izin Usaha Pertambangan kepada PT Anugrah Harisma Barakah sudah sesuai prosedur.

"Enggak ada yang salah. Sesuai aturan yang kita buat sesuai aturan kalau rekomendasinya," kata Cecep.

Saat rekomendasi tersebut dikeluarkan, Cecep menjabat sebagai Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Bombana.

Cecep mengaku tidak tahu jika kemudian IUP yang diterbitkan Gubernur Sulawesi Tenggara Nur Alam dari hasil rekomendasi tersebut bermasalah.

Halaman
12
Penulis: Eri Komar Sinaga
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help