Jang Jang Joe Setara Maestro Pelukis Van Gogh Pamerkan Lukisan di Jakarta

Jang Jang Joe, seorang pelukis Indonesia yang karyanya disamakan dengan lukisan karya Vincent Van Gogh.

Jang Jang Joe Setara Maestro Pelukis Van Gogh Pamerkan Lukisan di Jakarta
dok. Kuvera Fine Art
Salah satu lukisan karya Jang Jang Joe 

TRIBUNNEWS.COM Kuvera Fine Art, sebuah dealer seni dan penasihat seni di Jakarta menggelar pameran lukisan karya Jang Jang Joe, seorang pelukis Indonesia berkenegaraan Australia.

Pameran Jang Jang Joe “The Impressionist’s Journey” diselenggarakan di Tugu Kunstkring Paleis, Jl. Teuku Umar No. 1, Menteng, Jakarta, mulai dari tanggal 26 September-12 Oktober 2016.

Jang Jang Joe, seorang pelukis berusia 56 tahun memiliki ciri khas, yakni sapuan kuasnya yang penuh warna, gradasi, dan kontur.

Melalui teknik matang yang dimilikinya, karya Jang penuh keindahan dan meninggalkan kesan emosi yang mendalam bagi mereka yang melihatnya.

Tak heran, beberapa kolektor menyamakan karya Jang dengan lukisan karya Vincent Van Gogh. Lukisan Jang pun telah dikoleksi pada berbagai Negara di dunia.

Pada usia 56 tahun ini, Jang memutuskan untuk kembali ke Indonesia dan berkomitmen untuk mendedikasikan waktunya menciptakan seni di Indonesia.

Pameran tersebut akan menampilkan 30 karya terbaik Jang. Lukisan-lukisan tersebut adalah perjalanan Jang merekam keindahan alam, wajah-wajah manusia, tempat bersejarah dan objek lainnya yang menurut Jang menarik.

Konsep “Journey” pada pameran ini mempunyai dua arti. Pertama, perjalanannya ke berbagai tempat menarik di seluruh dunia yang terlukis pada karya-karyanya.

Kedua, perjalanan figuratif Jang sebagai artis dalam menyempurnakan teknik melukisnya selama 25 tahun terakhir ini.

Rencananya, Lukisan-lukisan Jang tidak akan ditampilkan semua sekaligus, tetapi akan ditampilkan dalam seri, yang setiap minggunya akan selalu berganti.

Lebih lengkapnya mengenai pameran Jang Jang Joe “The Impressionist’s Journey” bisa kunjungi www.kuverafineart.com.

Editor: Advertorial
Ikuti kami di

BERITA REKOMENDASI

KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help