Demo di Jakarta

Kapolri: Terlalu Banyak Informasi Hoax di Media Sosial

Jenderal bintang empat itu meminta masyarakat untuk tidak langsung melempar isu yang tidak jelas kebenarannya.

Kapolri: Terlalu Banyak Informasi Hoax di Media Sosial
Kompas.com/Jessi Carina
Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo memeriksa pasukan usai apel kesiapsiagaan pengamanan tahapan kampanye Pilkada serentak 2017 di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Rabu (2/11/2016). Plt Gubernur DKI Soemarsono (baju putih) juga ikut dalam apel itu. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - ‎Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian menyayangkan banyaknya informasi hoax atau bohong yang beredar terkait aksi 4 November kemarin.

Kini, ibu kota Jakarta sudah kembali kondusif.

Situasi keamanan juga sudah terkendali dan masyarakat bisa beraktivitas dengan aman.

"Situasi ibu kota sudah aman. Untuk yang di daerah, kami minta bisa menahan diri dan jangan mudah terprovokasi dengan media sosial. Banyak media sosial tidak jelas, main lempar saja (informasi). Kemarin berita hoax  banyak sekali," tegas Tito Karnavian, Sabtu (5/11/2016) di Silang Monas, Jakarta Pusat.

Baca: Kapolri Yakin Anggotanya Diserang Pengunjuk Rasa, Ini Buktinya

Baca: Jusuf Kalla: Kapolri Janji Selesaikan Kasus Ahok dalam Dua Minggu

Baca: Kapolri: Jangan Mudah Percaya Media Sosial

Jenderal bintang empat itu meminta masyarakat untuk tidak langsung melempar isu yang tidak jelas kebenarannya.

Pasalnya itu akan membuat gaduh dan menganggu keamanan.

"Jangan seenaknya share yang belum jelas. ‎Kasihan masyarakat kita dibenturkan, diadu domba dan diprovokasi. Yang tepuk tangan negara lain, pesaing kita," tambahnya.

Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help