Tokoh Ditangkap

Jadi Kuasa Hukum Tersangka Dugaan Makar, Yusril Akan Ajukan Uji Materi ke MK

"Kami akan lakukan pengujian biar MK yang memberi penafsiran biar tidak jadi pasal karet,"

Jadi Kuasa Hukum Tersangka Dugaan Makar, Yusril Akan Ajukan Uji Materi ke MK
Tribunnews.com/ Wahyu Aji
Yusril Ihza Mahendra di kantornya, Jakarta Selatan, Kamis (15/12/2016). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Wahyu Aji

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTAYusril Ihza Mahendra, penasihat hukum sejumlah tersangka dugaan makar akan mengajukan uji materi pasal 107, 87, dan 53 KUHP ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Menurutnya, pasal makar yang dituduhkan polisi terhadap Ratna Sarumpaet, Sri Bintang Pamungkas, Rachmawati Soekarno Putri, Jamran, dan Rizal Kobar tidak bisa dikenakan kepada kliennya.

"Kami akan lakukan pengujian biar MK yang memberi penafsiran biar tidak jadi pasal karet," kata Yusril saat memberikan keterangan kepada wartawan di kantornya, Jakarta Selatan, Kamis (15/12/2016).

Menurut dia, menggulingkan pemerintah seperti apa harus jelas, agar aparat penegak hukum tidak salah.

Menurutnya, pasal-pasal KUHP sejatinya dibuat sejak jaman penjajahan Belanda.

Namun, diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia.

Sehingga, arti makar menurutnya perlu dijelaskan oleh MK dengan menyadur makna sebenarnya dari bahasa aslinya tersebut.

Yusril mengatakan, pasal-pasal makar itu juga akan diuji, agar aparat penegak hukum tidak semena-mena menafsirkannya.

"Nanti ditafsirkan semena-mena yang akhirnya melanggar HAM," katanya.

Soal kapan pihaknya bakal mengajukan uji materi, Yusril mengaku hal itu bakal secepatnya dilakukan.

Halaman
12
Penulis: Wahyu Aji
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help