Kasus Jemaah Haji Ilegal Jadi Pelajaran Untuk Tahun Berikutnya

Lukman mengatakan bekerjasama dengan Kementerian Luar Negeri agar dapat membicarakannya dengan negara-negara tetangga

Kasus Jemaah Haji Ilegal Jadi Pelajaran Untuk Tahun Berikutnya
Capture Youtube
Mabes Polri akan mengirimkan tim ke Filipina guna menangani kasus haji yang melibatkan 177 WNI. Tim nantinya akan melakukan penyelidikan terkait keterlibatan oknum di Filipina dan agen travel di Indonesia, 4 penyidik Mabes Polri akan diberangkatkan ke Filipina guna mencari data dan kronologi yang dapat menyebabkan ke-177 WNI terlibat kepemilikan paspor palsu untuk ke tanah suci. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Beberapa kejadian dalam penyelenggaraan haji di 2016, menjadi pelajaran bagi Kementerian Agama untuk memperbaiki semua sistem dan manajemen yang ada.

Hal itu dikatakan oleh Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin yang menyampaikan bahwa kejadian seperti jemaah haji asal WNI yang berangkat dari Filipina juga akan menjadi perhatian pihaknya.

"Iya seperti kasus jemaah haji kita yang berangkat dari Filipina, itu juga akan kami jadikan pelajaran supaya tahun depan tidak akan terjadi lagi seperti itu," jelasnya saat ditemui di Kawasan Fatmawati, Jakarta, Jumat (30/12/2016)

Tahun 2017, Lukman mengatakan bahwa akan terus bekerjasama dengan Kementerian Luar Negeri agar dapat membicarakan hal itu dengan negara-negara tetangga.

Hal itu untuk memperketat visa-visa haji dan kemudian diperjualbelikan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

"Kita akan memperketat itu supaya tidak ada pihak yang tidak bertanggung jawab memanfaatkan hal-hal seperti ini," kata Lukman.

Penulis: Amriyono Prakoso
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help