DPD Ricuh

Ricuh DPD RI, Rebutan Mikrofon, Saling Dorong hingga Adzan Berkumandang

Kericuhan dimulai saat GKR Ratu Hemas dan Farouk Muhammad yang memimpin sidang paripurna DPD RI.Mereka mulai menahan mikrofon milik Farouk dan Hemas

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sidang paripurna DPD RI dijadwalkan mulai pukul 14.00 WIB.

Namun pada pelaksanaannya menjadi terlambat karena ada banyak penolakan kepemimpinan dari anggota DPD.

Kericuhan dimulai saat GKR Ratu Hemas dan Farouk Muhammad yang memimpin sidang paripurna DPD RI.

Sesuai Tata Tertib DPD RI no.1 tahun 2016 dan 2017, masa kepemimpinan Muhammad Saleh telah berakhir.

Banyak anggota DPD yang maju ke depan meja pimpinan.

Mereka mulai menahan mikrofon milik Farouk dan Hemas agar tidak membuka sidang paripurna.

Sebagian staff Hemas dan Farouk pun ikut membantu kejadian di atas panggung.

Mereka pun saling mendorong dengan senator agar sidang bisa dibuka tanpa ada kericuhan.

Melihat aksi dorong mendorong, anggota DPD RI lainnya pun bereaksi.

Mereka mulai berteriak melalui pengeras suara dari mejanya masing-masing.

Halaman
12
Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Yulis Sulistyawan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help