Minggu, 31 Agustus 2025

Pengamat: Dukungan PSI untuk Jokowi di Pilpres 2019 Sifatnya Saling Menguntungkan

PSI menyatakan dukungannya langsung kepada Joko Widodo untuk mencalonkan lagi sebagai presiden RI pada Pilpres 2019.

Editor: Hasanudin Aco
Foto Istimewa PSI
Pengurus DPP PSI ketika menemui Presiden Joko Widodo kemarin. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA  - Pengamat Politik Indo Barometer M. Qodari mengatakan dukungan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kepada Jokowi mencalonkan lagi di Pilpres 2019 bermanfaat bagi kedua belah pihak baik bagi Jokowi atau PSI sebagai partai baru yang akan ikut dalam kontestasi Pemilu 2019.

"Kalau secara politik simbiose mutualistik (menguntungkan kedua pihak)," kata Qodari ketika dikonfirmasi, Jumat (14/4/2017).

Menurut dia, Jokowi senang mendapat tambahan dukungan politik untuk Pilpres 2019 sementara PSI senang karena dapat semacam pengakuan politik dari presiden bahwa mereka penting secara politik karena belum lolos verifikasi KPU tapi sudah diterima Presiden.

"PSI jadi lebih bersemangat dalam membangun struktur dan jaringan. Anak-anak muda yang mau direkrut PSI juga lebih yakin dengan prospek politik karena PSI telah diterima presiden," kata Qodari.

Awal pekan ini, Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) silaturahmi dengan Presiden Joko Widodo di Istana Presiden Jakarta.

Baca: Dukung Jokowi di Pilpres 2019 Dinilai Bisa Dongkrak Suara PSI

Dalam kesempatan itu, DPP PSI menyatakan dukungannya langsung kepada Jokowi untuk maju mencalonkan lagi sebagai presiden pada Pilpres 2019 mendatang.

Sebelumnya, Direktur Program SMRC Sirajuddin Abbas mengatakan dukungan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) terhadap Presiden Jokowi pada Pemilu 2019 sebagai langkah yang tepat. Sebab, cepat atau lambat partai tersebut pasti akan mendukung Jokowi untuk kembali melanjutkan kepemimpinannya hingga 2024.

“Jadi ini hanya masalah keberpihakan mereka terhadap figur Jokowi yang mereka anggap baik dan merakyat,” ujarnya.

Menurut Sirajuddin, dukungan PSI bisa membawa berkah positif bila kinerja Jokowi dalam memimpin Indonesia dinilai masyarakat positif.

Hal ini bisa dilihat dari elektabilitas Partai Golkar yang cenderung meningkat setelah memberikan dukungan kepada Jokowi untuk kembali maju pada tahun 2019.

“Jadi image positif yang dibawa Jokowi akan berpengaruh terhadap siapapun yang mendukungnya termasuk PSI,” kata dia.

Dukungan PSI yang dilakukan sejak awal, kata Sirajuddin juga semakin baik bagi partai tersebut karena masyarakat sedari awal sudah bisa mengetahui agenda ke depan partai yang digaungi anak-anak muda itu.

Namun demikian, Sirajuddin menyarankan kepada PSI untuk memulai membangun kredibilitas partai di tingkat daerah agar mereka layak dipilih. Caranya dengan mencari Calon anggota legislatif (caleg) yang harus bersih dan berintegritas tinggi.

Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan