Pilgub DKI Jakarta

Kemenangan Anies-Sandi, Kebangkitan Lawan Politik Jokowi?

Apabila tetap dipertahankan, maka bukan tidak mungkin koalisi ini akan kembali bersatu pada pemilu presiden 2019.

Kemenangan Anies-Sandi, Kebangkitan Lawan Politik Jokowi?
KOMPAS IMAGES
Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menaiki kuda di kediaman Prabowo di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Senin (31/10/2016). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno memenangi Pilkada DKI 2017 berdasarkan hasil perhitungan suara KPU DKI.

Pasangan ini berhasil mengalahkan pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat dengan selisih relatif jauh.

Hasil final real count KPU DKI Jakarta, Anies-Sandi memperoleh 57,95 persen suara atau dipilih 3.239.668 pemilih.

Sementara itu, Ahok- Djarot meraih 42,05 persen atau 2.350.887 suara.

Kesuksesan Anies-Sandi mengalahkan petahana ini tidak terlepas dari kekuatan para pendukungnya, yang kebanyakan merupakan lawan politik Presiden Joko Widodo pada pemilu 2014 lalu.

Sebut saja Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, yang kalah dalam Pilpres melawan Jokowi.

Lalu, ada juga Partai Keadilan Sejahtera yang sampai saat ini masih setia menjadi oposisi bersama Gerindra.

Belakangan, Partai Amanat Nasional yang pada pilpres 2014 mengusung Hatta Rajasa sebagai wakil Prabowo, juga ikut bergabung menyatakan dukungan ke Anies-Sandi.

Padahal, di bawah kepemimpinan Zulkfili Hasan, PAN sudah menyatakan dukungannya kepada pemerintahan Jokowi.

Parpol pendukung Jokowi lain seperti PDI-P, Golkar, Nasdem, Hanura, PPP dan PKB semuanya mendukung Ahok- Djarot.

Halaman
1234
Editor: Johnson Simanjuntak
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help