Penyidik KPK Diteror

Setelah Jalani Operasi di Singapura, Begini Kondisi Mata Novel Baswedan

"Membran plasenta yang dipasang akan dengan sendirinya menyatu dengan selaput mata sehingga tidak dibutuhkan operasi pembuangan membran plasenta,"

Setelah Jalani Operasi di Singapura, Begini Kondisi Mata Novel Baswedan
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Wahyu Aji

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Tindakan medis masih dilakukan terhadap  mata penyidik KPK Novel Baswedan setelah menjalani operasi di rumah sakit Singapura.

Kepala Biro Humas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah mengatakan tim dokter melakukan sejumlah tindakan terhadap mata Novel Baswedan.

Satu di antaranya pemasangan plasenta di kedua mata Novel Baswedan.

Mata kanan, pemasangan hanya dilakukan di bagian kornea (bagian hitam).

"Sementara mata kiri pemasangan dilakukan untuk conjunctiva (bagian putih) dan kornea," kata Febri di Gedung KPK, Jumat (19/5/2017).

Baca: Dirkrimum dan Kabid Humas Polda Metro Jaya Sambangi KPK Koordinasi Kasus Novel Baswedan

Baca: Ketua KPK Apresiasi Upaya Polri Ungkap Kasus Penyerangan Air Keras Terhadap Novel Baswedan

Febri menjelaskan, akan ada gangguan penglihatan yang dialami Novel untuk beberapa saat sambil menunggu selaput mata tumbuh kembali.

Tim dokter memberikan contact lens untuk menjaga agar membran plasenta tetap pada posisi seharusnya.

Halaman
12
Penulis: Wahyu Aji
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help