Full Day School

Ma'ruf Amin: Presiden Akan Tata Ulang Aturan 5 Hari Sekolah

Ma'ruf Amin juga mengatakan nantinya payung hukum terhadap kebijakan itu tidak lagi dalam bentuk Peraturan Menteri

Ma'ruf Amin: Presiden Akan Tata Ulang Aturan 5 Hari Sekolah
Imanuel Nicolas Manafe/Tribunnews.com
Ketua Umum MUI KH Ma'ruf Amin dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir effendi di Kantor Presiden 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'ruf Amin mengatakan Presiden Joko Widodo akan mengkaji Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan terkait 5 hari sekolah dalam sepekan.

Ma'ruf Amin mengatakan alasan pengkajian ulang itu sebaga respon Presiden terhadap aspirasi yang berkembang di masyarakat dan sangat memahami apa yang menjadi keinginan masyarakat dan ormas-ormas Islam.

"Oleh karena itu Presiden akan melakukan penataan ulang aturan itu," ujar Ma'ruf Amin saat menggelar konferensi pers di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (19/6/2017).

Ma'ruf Amin juga mengatakan nantinya payung hukum terhadap kebijakan itu tidak lagi dalam bentuk Peraturan Menteri, melainkan Peraturan Presiden.

"Dan juga akan meningkatkan regulasinya dari yang semula Permen, Peraturan Menteri yang akan ditingkatkan menjadi Peraturan Presiden, Perpres," kata Ma'ruf Amin.

Dalam penyusunan Perpres itu, Ma'ruf Amin mengatakan nantinya akan melibatkan menteri terkait, seperti Mendikbud, Mendagri dan Menag, serta melibatkan Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah dan ormas-ormas Islam lainnya.

"Sehingga masalah-masalah yang menjadi krusial di dalam masyarakat akan bisa tertampung di dalam aturan yang akan dibuat itu," ucap Ma'ruf Amin.

Penulis: Imanuel Nicolas Manafe
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help