Mudik Lebaran 2017

Kementerian Perhubungan Diminta Siaga Hadapi Permasalahan Arus Balik Lebaran

Kementerian Perhubungan diminta agar tetap siaga mengawal serta memastikan arus balik lebaran berlangsung lancar tanpa kendala berarti.

Kementerian Perhubungan Diminta Siaga Hadapi Permasalahan Arus Balik Lebaran
TRIBUN JABAR/Firman
kemacetan parah terjadi dijalur sepanjang wilayah Cileunyi - Nagreg, Jawa Barat. Kamis (29/6/2017) Kendaraan mengular dari arah Malangbong ke limbang dan lanjut sampai pertigaan Nagreg. (TRIBUN JABAR/Firman) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Anggota Komisi V DPR RI Nurhasan Zaidi meminta Kementerian Perhubungan serta semua lembaga terkait agar tetap siaga mengawal serta memastikan arus balik lebaran berlangsung lancar tanpa kendala yang berarti.

"Kita inginkan semua berjalan lancar. Semua pihak terkait harus terus siaga dan sinergis. Prediksi arus balik yang dimulai hari ini hingga 3 hari kedepan, khususnya di jalur mudik  Pantura, bertepatan dengann diizinkannya kembali truk melintas di jalur mudik. Ini bisa menjadi kendala serius dan harus segera dicarikan solusi dan alternatifnya,"  ujar Nurhasan dalam keterangan tertulis, Jumat (30/6/2017).

Politikus PKS ini menegaskan bahwa hal yang perlu di sikapi dari permasalahan tersebut adalah Manajemen Rekayasa kemacetan lalu lintas serta pembenahan Infrastruktur yang memadai dan berorientasi pada Zero Accident.

Selain itu, kata Nurhasan, pemerintah harus masif memberikan informasi kepada masyarakat luas terutama terkait kemungkinan penambahan volume kendaraan arus balik yang dikarenakan truk mulai beroperasi.

 "Ini harus dilakukan segera agar masyarakat dapat mengantisipasi waktu dan bekal perjalanan," kata Nurhasan.

"Alhamdulillah atas karunia Allah,  kejadian Brexit tahun ini tidak terulang kembali saat arus mudik kemarin. Walaupun kita cukup prihatin dengan beberapa kecelakaan dan terperosoknya mobil kedalam sungai di Tol Fungsional akibat infrastruktur dan konstruksi jalan yang tdk cukup memadai," tambahnya.

Terkait ditutupnya sementara Tol Fungsional Grinsing-Brebes karena proses perbaikan dan rencananya akan dibuka kembai, Nurhasan, memberikan apresiasinya kepada pemerintah.  Menurutnya hal ini merupakan langkah yang cukup sigap dr pemerintah untuk antisipasi terkait keamanan, kenyamanan dan keselamatan untuk arus balik. Mengingat Tol Fungsional ini dianggap cukup dapat membantu memecahkan kepadatan arus lalu lintas di Pantura, walau masih belum sempurna dan rawan kecelakaan.

Nurhasan juga menghimbau kepada seluruh masyarakat pengguna jalan agar dapat mematuhi rambu dan arahan yang disiapkan pemerintah serta dapat bekerjasama dan tidak memaksakan diri agar pelaksanaan arus balik dapat sukses dan lancar. "Sekali lagi kita semua berharap dan berdoa agar seluruh masyarakat dapat kembali ke rumah masing-masing dengan selamat. Dan pelaksanaan arus balik ini lancar dan kalaupun ada kendala dapat segera teratasi,"  pungkasnya.

Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Anita K Wardhani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved