Mudik Lebaran 2017

Pemudik Disarankan Ambil Jalur Alternatif Hindari Puncak Arus Balik Di Nagreg

Pertama melalui jalur Cileunyi-Tanjung Sari-Sumedang-Wado-Malangbong sepanjang sekitar 65 kilometer.

Pemudik Disarankan Ambil Jalur Alternatif Hindari Puncak Arus Balik Di Nagreg
TRIBUN JABAR/Firman
kemacetan parah terjadi dijalur sepanjang wilayah Cileunyi - Nagreg, Jawa Barat. Kamis (29/6/2017) Kendaraan mengular dari arah Malangbong ke limbang dan lanjut sampai pertigaan Nagreg. (TRIBUN JABAR/Firman) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Puncak arus balik lebaran 2017 diprediksi terjadi Sabtu (1/7/2017) hingga Minggu (30/6/2017).

Jalur Nagreg diperkirakan akan menjadi titik kritis di Jalur Selatan Jawa Barat.

Jika tidak sabar pemudik bisa darah tinggi atau lalai mengendalikan laju kendaraan.

Untuk itu Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakuyat (PUPR) dalam halamannya Ayo Mudik menyarankan agar pemudik memanfaatkan jalur-jalur alternatif di Nagreg.

Pertama melalui jalur Cileunyi-Tanjung Sari-Sumedang-Wado-Malangbong sepanjang sekitar 65 kilometer.

Kedua, jalur Parakanmuncang-Sumedang-Wado-Malangbong sepanjang 62 kilometer.

Ketiga, jalur Cikancung-Cijapati-Kadungora sepanjang 35 kilometer.

Polisi menjamin kemanan para pemudik yang menggunakan jalur alternatif.

Satu batalyon Brimob Polda Jawa Barat telah disebar di jalur alternatif tersebut.

Demi menghindari tindakan kriminal, sejumlah penembak jitu dari Polda Jabar sudah ditempatkan di jalur-jalur alternatif seperti Cijapati dan Wado.

Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved