Persoalan Lama, Gerindra Sambut Baik Kenaikan Dana Bantuan Parpol

Partai Gerindra menyambut baik kenaikan bantuan dana partai politik oleh pemerintah.

Persoalan Lama, Gerindra Sambut Baik Kenaikan Dana Bantuan Parpol
Imanuel Nicolas Manafe/Tribunnews.com
Ketua DPP Partai Gerindra sekaligus Wakil Ketua Komisi II DPR, Ahmad Riza Patria 

Laporan. Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Partai Gerindra menyambut baik kenaikan bantuan dana partai politik oleh pemerintah. Nominal bantuan keuangan sebesar Rp 1000 per suara.

"Masalah ini sudah sejak lama kita diskusikan, dari tahun ke tahun, dari periode yang sudah lama sekali kan bantuan dana parpol sangat sedikit, sangat minim. Karena jumlahnya Rp108 per tahun. Jumlah itu jauh dari memadai lah begitu," kata Ketua DPP Gerindra Ahmad Riza Patria ketika dihubungi, Senin (3/7/2017) malam.

Namun, Riza mengakui bantuan dana parpol tersebut masih jauh dari harapan. Ia membandingkan dengan Meksiko, dimana bantuan dana parpol mencapai Rp 62ribu. Wakil Ketua Komisi II DPR itu mengingatkan biaya demokrasi tidak murah.

"Jadi parpol harus mendapat bantuan dr negara atau pemerintah. Namun kita  memahami kondisi ini sesuai dengan kemampuan pemerintah. Karena di Indonesia parpol dilarang berusaha. Konsekuensi maka perlu ada pemerintah," kata Riza.

Gerindra, kata Riza, menginginkan dana bantuan parpol seperti negara-negata lainnya yang disesuaikan dengan pembiayaan demokrasi. Ia menuturkan dana parpol di Indonesia jauh tertinggal dibanding negara demokrasi lainnya.

"Kami memahami, mengerti karena posisi APBN kita defisit terus beberapa tahun ini.  Pemerintah tidak punya kemampuan memberikan bantuan dana parpol yg cukup memadai. Kami  memahami dan mengerti. Sekalipun regulasi juga melarang parpol melakukan usaha berbagai bentuk," kata Riza.

Riza berharap keputusan tersebut sudah dapat digunakan pada tahun 2018. Ia mengungkapkan dana bantuan saat ini hanya mencukupi biaya operasional kesekretariatan parpol. Program parpol masih bergantung pengurus maupun anggota. Meskipun, Gerindra menggagas partisipasi masyarakat.

"Kalau partisipasi pengurus lewat anggota dewan sudah bisa dimaksimalkan. Tapi kami sedang  berusaha mengoptimalisasi partisipasi anggota. Jadi ke depan kami minta anggota parpol  sama-sama ikut bertanggung jawab memperjuangkan kepentingan parpol dan bangsa. Salah satunya iuran," kata Riza.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo mengatakan nominal bantuan sudah disetujui oleh Kementerian Keuangan sebesar Rp 1000 per suara.

Sedangkan pada tahun sebelumnya, hanya berkisar di angka Rp 108 untuk setiap suara yang diperoleh partai politik dalam pemilu.

Namun begitu, besaran keseluruhan dana bantuan nantinya disesuaikan dengan jumlah suara yang diperoleh oleh setiap parpol. 

"Tapi dalam pemilu lima tahun berikutnya bisa saja hanya mendapat Rp 10 juta. Tergantung perolehan jumlah suara," jelasnya di Kantor Kemendagri, Jakarta, Senin (3/7/2017)

Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help