Belum Sebulan Terbentuk, Partai Syariah 212 Klaim Banjir Dukungan

Membuktikan dukungan itu, Maruf menyampaikan jumlah grup yang dukung mereka di aplikasi WhatsApp.

Belum Sebulan Terbentuk, Partai Syariah 212 Klaim Banjir Dukungan
Tribunnews.com/VINCENTIUS JYESTHA
Ketua Pelaksana Deklarasi Partai Syariah 212, Maruf Hamiluddin menyampaikan tujuan partai syariah 212 di Gedung Juang 45 Lantai 2, Jl. Menteng Raya No 31, Jakarta Pusat, Senin (17/7/2017). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Syariah 212 meyakini umat muslim sangat mendukung partai mereka.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Pelaksana Deklarasi Partai Syariah 212, Maruf Hamiluddin di Gedung Juang 45, Jl Menteng Raya No 31, Jakarta Pusat, Senin (17/7/2017).

Membuktikan dukungan itu, Maruf menyampaikan jumlah grup yang dukung mereka di aplikasi WhatsApp.

"Partai Syariah 212 ini baru sekali, belum sebulan. Tapi selama ini kita main dari media, hampir 500 grup WhatsApp dari berbagai provinsi dan kabupaten," ujar Maruf.

Selain itu, ia memaparkan jika di DKI Jakarta, partai ini sudah sampai di tingkat cabang.

"Umat atau pendukung 212 juga sudah ada yang mendirikan posko, dan siap menjadikan rumahnya sebagai sekretariat," ujar Maruf.

Maruf juga berharap dalam tiga bulan ke depan, Partai Syariah 212 mampu menembus tingkat sub rayon di DKI Jakarta.

Pria yang juga satu dari 7 penggagas partai ini, juga menyampaikan pujian bagi para umat yang secara ikhlas membantu partai.

"Kemarin waktu saya menyebar logo, ada keinginan dari beberapa orang untuk membuat pin, kaus dan lainnya. Dan itu biaya mereka sendiri," ujar Maruf.

Ia sangat mendukung aksi semacam ini, karena sifatnya kembali lagi bahwa mereka adalah yang membuat partai ada, dan dari tangan mereka juga tercipta semua ini.

"Kita sebagai penggagas hanya menghantarkan. Meletakkan batu pertama yaitu deklarasi yang akan dilanjutkan lagi dengan rapimnas," pungkas Maruf pada Tribunnews.com.

Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help