Korupsi KTP Elektronik

KPK Gali Soal Pertemuan Tim Fatmawati Dari Adik Andi Narogong dan Keponakan Setya Novanto

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (1/8/2017) memeriksa dua saksi kasus korupsi e-KTP dengan tersangka Setya Novanto (SN).

KPK Gali Soal Pertemuan Tim Fatmawati Dari Adik Andi Narogong dan Keponakan Setya Novanto
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (1/8/2017) memeriksa dua saksi kasus korupsi e-KTP dengan tersangka Setya Novanto (SN).

Dua saksi yang diperiksa yakni ‎kakak kandung Andi Agustinus (AA) alias Andi Narogong bernama Dedi Prijono dan keponakan Setya Novanto, Irvanto Hendra Pambudi.

Keduanya hadir memenuhi panggilan penyidik namun enggan berkomentar soal materi pemeriksaan.

Pemeriksan terhadap Irvanto Hendra Pambudi merupakan penjadwalan ulang setelah Senin (31/7/2017) yang bersangkutan berhalangan hadir.

Baca: Akui Sketsa Penyerang Novel Baswedan Mirip AL, Polisi: Alibinya Sudah Dibuktikan

‎"Untuk saksi Dedi Prijono, kami klarifikasi indikasi peran yang bersangkutan dalam proses pengadaan e-KTP terkait pertemuan dan pembicaraan yang terjadi di Fatmawati atau tim Fatmawati," kata Juru bicara KPK, Febri Diansyah di KPK, Kuningan, Jakarta Selatan.

Lanjut Febri, diduga dalam pertemuan di Fatmawati dibicarakan soal pengaturan proses pengadaan tender e-KTP.

‎Sementara itu, saksi ‎Irvanto Hendra Pambudi, penyidik KPK mengklarifikasi temuan sejumlah dokumen yang didapatkan dari hasil penggeledahan di kediamannya, Kamis (27/8/2017).

"Saksi Irvanto Hendra Pambudi kami klarifikasi soal penggeledahan di rumahnya termasuk aspek kepemilikan PT Murakabi hingga indikasi aliran dana serta peran saksi yang diduga terkait proses pengadaan," kata Febri.

Halaman
12
Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help