Basofi Soedirman Meninggal

Setya Novanto: Basofi Soedirman Sosok Patriot yang Lengkap

Mantan Gubernur Jawa Timur Basofi Soedirman meninggal dunia di RS Medistra Jakarta, pukul 11.10 WIB, Senin (7/8/2017) kemarin.

Setya Novanto: Basofi Soedirman Sosok Patriot yang Lengkap
Tribunnews.com/Vincentius Jyestha
Ketua DPR RI, Setya Novanto saat berdoa di depan peti jenazah almarhum Basofi Soedirman, di rumah duka di Kemang Timur Kompleks 11 APCO No 24, Jakarta Selatan, Selasa (8/8/2017). TRIBUNNEWS.COM/VINCENTIUS JYESTHA 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan Gubernur Jawa Timur Basofi Soedirman meninggal dunia di RS Medistra Jakarta, pukul 11.10 WIB, Senin (7/8/2017) kemarin.

Jenazahnya baru diberangkatkan dari rumah duka di Kemang Timur Kompleks 11 APCO No 24, Jakarta Selatan untuk dikebumikan di San Diego Hills, Karawang, sekira pukul 09.00 WIB, Selasa (8/8/2017).

Sebelum keberangkatan jenazah, Ketua DPR RI, Setya Novanto tampak hadir di rumah duka.

Setnov, sapaan akrab Setya Novanto, mengenang Basofi Soedirman sebagai sosok patriot yang lengkap.

Menurutnya, sosok patriot itu tak lepas dari latar belakangnya yang berasal dari keluarga pejuang.

Baca: Seorang Pemuda Jual Pacarnya yang Masih SMP, Tarifnya Rp 600 Ribu Sekali Kencan

Ayah Basofi Soedirman, H Soedirman diketahui adalah Letjen TNI (Purn), yang merupakan pahlawan nasional dari Kabupaten Bojonegoro.

"Bagi saya, almarhum adalah sosok yang lengkap. Lahir dari keluarga pejuang, tak mengherankan jika almarhum punya jiwa Patriot, Nasionalis, dan Pancasilais. Lebih dari itu, almarhum juga sosok yang humoris dan religius," ujar pria yang mengenakan batik warna hitam kombinasi cokelat ini.

Ia juga mengatakan jika kepergian almarhum meninggalkan banyak kenangan dan pelajaran bagi semua orang, terutama para generasi muda bangsa.

"Selama mengenal dan bergaul dengan almarhum, beliau selalu menunjukkan keterbukaan. Tak pernah memilah milih pertemanan dan selalu mau menyambut siapapun yang datang untuk berkomunikasi, baik dari kalangan muda maupun senior, dari kalangan politisi maupun seniman. Almarhum selalu membuka dirinya untuk siapapun," kenang Setnov.

Setnov sempat mendoakan mendiang Basofi di depan peti jenazah yang telah ditutupi oleh bendera merah putih.

Ia juga meminta segenap masyarakat untuk mendoakan mantan Wagub DKI Jakarta periode 1987-1992 itu.

"Mari kita mendoakan almarhum. Semoga seluruh jasa dan pengabdiannya menjadi ladang amal ibadah bagi almarhum. Insya Allah, almarhum ditempatkan dalam Surga-Nya. Amin," kata Setnov.

Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help