Manuver Politik

Ketika Anak Buah Prabowo Yakin Joko Widodo Jadi Presiden Dua Periode

Pujian Arief kepada Jokowi menjadi tanda tanya. Lantaran sebelumnya Arief selalu mengkritik keras pemerintah.

Ketika Anak Buah Prabowo Yakin Joko Widodo Jadi Presiden Dua Periode
KOMPAS IMAGES
Arief Poyuono 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Wahyu Aji

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono menilai hampir tiga tahun Pemerintahan Joko Widodo sudah mulai menunjukan arah kemajuan yang nyata yang mulai dirasakan masyarakat.

Baca: Oknum TNI Terlibat Pencurian Mobil

Pujian Arief kepada Jokowi menjadi tanda tanya. Lantaran sebelumnya Arief selalu mengkritik keras pemerintah.

Menurut Arief, ukuran secara nyata bahwa inflasi dapat terkendali dan tidak ada tanda tanda krisis perbankan dan keuangan, sekalipun banyak negara lain sedang menuju krisis keuangan dan mengalami pelemahan ekonomi dan ledakan pengangguran.

"Dalam sepuluh tahun terakhir pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), bisa kita lakukan perbandingan dengan tiga tahun pemerintahan SBY. Dimana tidak ada lagi petani mengalami kesulitan untuk mendapatkan pupuk bersubsidi, dan tidak ada kelangkaan BBM, juga gas 3 Kg, padahal harga BBM tidak disubsidi," kata Arief.

Arief juga memuji sembako yang tersedia dan harga harganya dapat dijangkau oleh ekonomi masyarakat.

"Dalam hal supply logistik juga patut di banggakan dimana dalam pemerintahan Joko Widodo berhasil melakukan penurunan dwelling time dan melakukan pemberantasan pungli yang menjadi biaya ekonomi tinggi selama ini," katanya.

Sementara dalam hal pembangunan sarana dan prasarana infrastruktur Pemerintah Joko Widodo sangat konsisiten Untuk melakukan pemerataan pembangunan diluar Pulau Jawa.

"Sehingga memacu pertumbuhan Ekonomi tetap bisa tumbuh diatas lima persen sekalipun harga harga komoditi eksport Indonesia seperti produk perkebunan sawit, pertambangan mengalami penurunan," katanya.

Lebih lanjut dirinya juga berkomentar soal penanganan utang pemerintah juga sangat disiplin, dalam pengunaannya sehingga lebih efisien dan nyata.

"Dalam pengunaannya sehingga kampanye negative tentang hutang negara yang di lakukan oleh pemerintahan Joko Widodo meningkat adalah Hanya ketakutan dari berbagai pihak yang Tidak jujur kalau pemerintahan ditangan Joko Widodo akan mengalami kesuksesan yang gilang gemillang," katanya.

Tak cuma itu, Arief juga mengaku yakin, bukan jalan yang sulit untuk Jokowi kembali terpilih dalam Pilpres 2019.

"Melihat prestasi Joko Widodo yang bakal meraih kesuksesan sepertinya bukan tidak mungkin Joko Widodo akan terpilih kembali jika mencalonkan kembali sebagai Capres 2019," katanya.

Penulis: Wahyu Aji
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help