Korupsi KTP Elektronik

Dua Dosen ITB Diperiksa Terkait Kasus Setya Novanto

Dua dari lima saksi itu ialah Dosen Institut Tekhnologi Bandung, mereka yakni Dr Ing Mochamad Sukrisno Mardiyanto dan Maman Budiman.

Dua Dosen ITB Diperiksa Terkait Kasus Setya Novanto
Tribunnews.com/Rizal Bomantama
Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Ketua DPR RI Setya Novanto. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Berkas kasus korupsi e-KTP dengan tersangka Setya Novanto (SN) terus dituntaskan oleh penyidik KPK.

Hingga kini, penyidik secara maraton melakukan pemeriksaan pada para saksi agar berkas rampung dan terakhir baru memeriksa Setya Novanto sebagai tersangka.

Baca: Giliran Kantor Bappeda Kota Malang Diobok-obok KPK

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan hari ini, Jumat (11/8/2017) penyidik mengagendakan pemeriksaan pada lima saksi untuk tersangka Setya Novanto.

Dua dari lima saksi itu ialah Dosen Institut Tekhnologi Bandung, mereka yakni Dr Ing Mochamad Sukrisno Mardiyanto dan Maman Budiman.

"Untuk saksi Maman Budiman, ini penjadwlan ulang dari Senin (7/8/2017) karena surat panggilan saat itu belum diterima," terang Febri.

Lalu tiga saksi lainnya yang turut diperiksa untuk Setya Novanto ialah Arief Sartono, PNS Badan Pengkajian dan Penerapan teknologi, Pringgo Hadi Tjahyono, PNS Ditjen Dukcapil dan Nur Efendi, Kepala Bagian Fasilitas Pelayanan Publik PT Sucofindo.

Di minggu sebelumnya, ‎sejumlah saksi sudah diperiksa untuk Setya Novanto. Mereka di antaranya kakak pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong Dedi Priyono, keponakan Setnov Irvanto Hendra Pambudi.

Kemudian mantan Ketua DPR Ade Komarudin hingga pejabat Ditjen Kemendagri Drajat Wisnu Setyawan.
Setya Novanto sendiri belum diperiksa maupun ditahan usai ditetapkan sebagai tersangka proyek yang ditaksir merugikan negara hingga Rp2,3 triliun.

Sejauh ini, KPK telah menetapkan lima orang tersangka dalam kasus korupsi e-KTP. Mereka adalah mantan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri Irman, Direktur Data dan Informasi Kemendagri, Sugiharto.

Kemudian pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong, Ketua DPR Setya Novanto, dan anggota DPR dari Fraksi Golkar, Markus Nari.

Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help