Jokowi Ungkap Iriana Pernah Kuliah di Universitas Muhammadiyah

Jokowi menyempatkan diri untuk mengunjungi Universitas Muhammadiyah Jember di Jalan Karimata, Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Jokowi Ungkap Iriana Pernah Kuliah di Universitas Muhammadiyah
Harian Warta Kota/Henry Lopulalan
Presiden Joko Widodo (kedua kanan) bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo (ketiga kanan) didampingi Menteri Pariwisata Arief Yahya (keempat kanan) dan Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat (kanan) menyaksikan atraksi palang pintu ketika menghadiri Lebaran Betawi di Kampung Budaya Betawi Setu Babakan, Jagakarsa, Jakarta, Minggu (30/7). Perayaan ke-10 lebaran Betawi yang diselenggarakan oleh Pemprov DKI Jakarta dan Bamus Betawi tersebut menampilkan pagelaran seni, adat dan berbagai kuliner asli Betawi serta untuk melestarikan nilai kearifan lokal warga Betawi. (Warta Kota/Henry Lopulalan) 

TRIBUNNEWS.COM, JEMBER - Presiden Joko Widodo sore ini, Minggu (13/8/2017) menyempatkan diri untuk mengunjungi Universitas Muhammadiyah Jember di Jalan Karimata, Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Di universitas ini, Jokowi memberikan materi kuliah umumnya kepada ratusan mahasiswa dan mahasiswi yang telah hadir.

Namun sebelum menyampaikan kuliah umumnya, Jokowi mengungkapkan alasan mengapa ia mengajak Ibu Negara Iriana Joko Widodo untuk mendampinginya.

Baca: Jokowi Terkesima Lihat Kemegahan Kostum di Jember Fashion Festival

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengungkapkan bahwa Iriana dulunya pernah mengemban pendidikan di Universitas Muhammadiyah di Surakarta.

“Ini yang pertama kali saya masuk ke sebuah universitas ditemani oleh Ibu Iriana. Kenapa? Karena ibu Iriana dulunya kuliah di universitas Muhammadiyah di Solo. Di Surakarta,” kata Jokowi disambut tepuk tangan tamu yang hadir.

Jokowi mengatakan bahwa dirinya pernah mengajak Ibu Negara untuk mendampinginya ke salah satu universitas, namun Iriana menolak tawaran itu.

“Kalo universitas yang lain saya ajak enggak mau. ‘Saya di rumah saja’. Kalo begitu ya sudah Universitas Muhammadiyah Jember. ‘Ya sudah saya ikut’,” kata Jokowi.

Pada kuliah umum kali ini, Presiden Jokowi menjelaskan bagaimana upaya Pemerintah untuk membangun Sumber Daya Manusia yang siap bersaing menghadapi perubahan zaman, terutama cepatnya arus teknologi.

Meski demikian, Jokowi juga mengingatkan bahwa jangan sampai arus teknologi yang begitu pesat justeru menggerus nilai-nilai keagamaan, ekonomi, sosial dan budaya Indonesia.

Penulis: Imanuel Nicolas Manafe
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help