Sekjen PDIP: AHY Bertemu Jokowi Bukan Sinyal Demokrat Merapat

Hasto mengatakan pertemuan itu memiliki nuansa kekeluargaan lantaran melibatkan putra sulung dari kedua belah pihak.

Sekjen PDIP: AHY Bertemu Jokowi Bukan Sinyal Demokrat Merapat
Tribunnews.com/ Fitri Wulandari
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristianto saat ditemui usai mengunjungi kediaman Hamzah Haz, di Jalan Patra Kuningan XV, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (5/8/2017). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Hasto Kristiyanto mengatakan terlalu dini menyimpulkan pertemuan putra Susilo Bambang Yudhoyono yakni Agus Harimurti Yudhoyono dan Presiden Joko Widodo tanggal 10 Agustus 2017 lalu merupakan sinyal merapatnya Partai Demokrat ke koalisi pemerintahan.

Hasto melihat hal tersebut sebagai pertemuan kekeluargaan antar tokoh negara.

"Masih terlalu dini kalau melihat pertemuan tersebut sebagai sinyal Partai Demokrat ke pemerintahan. Setiap pertemuan kita maknai secara positif," jelas Hasto saat ditemui di DPP PDIP Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jumat (13/8/2017).

Hasto mengatakan pertemuan itu memiliki nuansa kekeluargaan lantaran melibatkan putra sulung dari kedua belah pihak.

"Di situ ada ruang kekeluargaan yang dibangun karena AHY sebagai putra SBY dipertemukan pula dengan putra Jokowi yakni Gibran Rakabuming. Pak Jokowi juga menyambut dengan baik dan menerima apa yang disampaikan SBY melalui AHY," tegas Hasto.

Penulis: Rizal Bomantama
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help