Korupsi KTP Elektronik

KPK Jalin Koordinasi Dengan FBI Untuk Dapatkan Rekaman Milik Johannes Marliem

"Kami tunggu dulu, kami kan sudah kerja sama dengan FBI. Sampai sekarang kami belum tahu, apalagi yang bersangkutan (Marliem) sudah meninggal kan,"

KPK Jalin Koordinasi Dengan FBI Untuk Dapatkan Rekaman Milik Johannes Marliem
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Wakil Ketua KPK Alexander Marwata. 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ternyata belum memiliki rekaman percakapan yang disimpan Direktur Biomorf Lone LLC Johannes Marliem.

Johannes Marliem diketahui berstatus saksi kasus korupsi e-KTP.

Ia meninggal dunia di Amerika Serikat dengan dugaan bunuh diri.

Hingga saat ini KPK masih menunggu hasil koordinasi dengan Biro Penyelidik Federal Amerika Serikat (FBI) soal data-data yang disimpan Johannes.

Baca: Wakil Pimpinan KPK Menduga Johannes Marliem Akhiri Hidupnya Karena Stres Terseret Kasus E-KTP

"Kami tunggu dulu, kami kan sudah kerja sama dengan FBI. Sampai sekarang kami belum tahu, apalagi yang bersangkutan (Marliem) sudah meninggal kan," ucap Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata di KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (17/8/2017).

Alexander Marwata menjelaskan sejak awal penyelidikan kasus korupsi e-KTP, KPK pengadaan telah bekerja sama dengan lembaga penegak hukum di luar negeri.

Misalnya, saat meminta keterangan Johannes Marliem di Singapura, KPK saat itu bekerja sama dengan lembaga antikorupsi Singapura, Corrupt Practices Investigation Bureau (CPIB).

Baca: KPK Sebut Kemungkinan Sangkaan Korupsi Terhadap PT DGI Bertambah

Halaman
12
Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help