Korupsi KTP Elektronik

Sebut Grogi Diperiksa Penyidik KPK, Miryam S Haryani Protes Elza Syarif

Miryam tidak setuju jika saat pertemuan dirinya dengan Elza, dia bercerita jika grogi diperiksa penyidik KPK dan merasa tertekan

Sebut Grogi Diperiksa Penyidik KPK, Miryam S Haryani Protes Elza Syarif
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Mantan anggota DPR Miryam S Haryani menjalani sidang perdana kasus dugaan pemberian keterangan palsu di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (13/7/2017). Jaksa penuntut umum mendakwa Miryam memberi keterangan palsu dalam sidang KTP elektronik. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Terdakwa memberikan keterangan tidak benar, Miryam S Haryani membantah keterangan saksi advokat Elza Syarief saat persidangan di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korusi, Jakarta, Senin (21/8/2017).

Miryam tidak setuju jika saat pertemuan dirinya dengan Elza, dia bercerita jika grogi diperiksa penyidik KPK dan merasa tertekan oleh anggota DPR RI.

"Aduh itu itu tidak benar itu bu," kata Miryam saat diberikan kesempatan untuk menanggapi kesaksian Elza.

Walau mengaku sudah mengenal lama Elza dan sudah layaknya saudara, Miryam mengkritik Elza. Politikus Partai Hanura itu mengatakan Elza memiliki sedikit kekurangan yakni kurang fokus dan agak pelupa.

Contohnya, Miryam membantah mengenai keterangan Elza bahwa kedatangan dirinya pertama ke kantor Elza adalah untuk konsultasi hukum mengenai kasus e-KTP.

Menurut Miryam, dia mendatangi Elza karena Elza bekeluh kesah. Kata Miryam, Elza mengeluhkan mengenai persoalan piutang dengan Farhat Abbas.

"Bu Elza memang sudah kenal saya cukup lama dan sudah kayak saudara tapi memang agak sedikit kekurangan Bu Elza kurang fokus dan suka lupa," kata dia.

Walau dibantah Miryam, Elza Syarief menegaskan tetap pada keterangannya. Sebelumnya, Elza Syarief mengungkapkan Miryam mengaku grogi diperiksa para penyidik.

"Waktu di-BAP itu dia nggak terlalu banyak jelaskan ke saya. Terus saya bilang ini kenapa begini ceritanya? dia bilang 'mungkin saya grogi diperiksa KPK. Jadi apa kata penyidik iya iya aja'," kata Elza Syarief.

Miryam adalah terdakwa memberikan keterangan tidak benar saat bersidang di persidangan korupsi e-KTP untuk terdakwa Irman dan Sugiharto. Penetapan status tersangka tersebut buntut dari sikap Miryam yang mencabut seluruh BAP-nya saat di penyidikan.

Miryam mengaku ditekan dan diancam penyidik KPK sehingga menurut kepada perintah penyidik KPK.

Miryam didakwa Pasal 22 jo Pasal 35 ayat 1 Undang-Undang No 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo Pasal 64 ayat 1 KUHP.

Penulis: Eri Komar Sinaga
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help