Kasus First Travel

Pengurus PKPU First Travel Imbau Jemaah Segera Daftarkan Tagihan

Tim pengurus PKPU First Travel di pengadilan, mengimbau para kreditur (jemaah) untuk segera mendaftarkan tagihannya

Pengurus PKPU First Travel Imbau Jemaah Segera Daftarkan Tagihan
INSTAGRAM
Olahraga menembak adalah salah satu hobi mahal kegemaran bos First Travel 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tim pengurus penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) PT First Anugerah Karya Wisata alias First Travel di pengadilan, mengimbau para kreditur (jemaah) untuk segera mendaftarkan tagihannya.

Hal itu seiring dengan informasi yang tak jelas yang beredar di kalangan para jamaah. Salah satu pengurus PKPU First Travel Abdillah mengatakan, informasi dalam bentuk pesan berantai (broadcast) tersebut mengakibatkan para kreditur bingung.

"Broadcast itu sepertinya mengadu domba antara jemaah dan para agennya, yang seakan-akan memboikot proses PKPU," ungkapnya kepada KONTAN, Rabu (30/8/2017).

Baca: Partai Golkar Putuskan Pecat Doli Kurnia

Adapun, lanjut Abdillah, salah satu poin informasi itu menyampaikan, proses pidana (bukan PKPU) adalah langkah yang tepat dan ada kepastian pengembalian uang jemaah karena Mabes Polri sudah sita aset-aset dari First Travel.

Padahal secara hukum, kepolisian mengatakan tidak berwenang atas pengembalian dana jamaah. "Polri hanya menangani masalah pidananya," ungkap Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto saat dikonfirmasi KONTAN.

Baca: Fadli Zon: Saya Ingin Kritik Presiden Berkali-kali Kumpulkan Buzzer Politik di Istana

Sehingga, menurut Abdillah, PKPU merupakan langkah yang tepat untuk memberikam kepastian para jamaah terkait keberangkatan umrah maupun pengembalian dana (refund).

Terkait hal tersebut pihaknya siap untuk melakukan pertemuan dengan para jemaah dan agen tanpa untuk menerangkan nafas dari PKPU. Terlebih, tidak ada satu niatan bagi para pemohon PKPU yang juga jamaah untuk mempailitkan First Travel.

"Dengan adanya broadcast yang tidak jelas dan tidak bertanggungjawab para agen terkesan takut salah jika mengajukan tagihannya ke Pengurus PKPU," tambah Abdillah.

"Padahal justru wadah PKPU ini bisa membuktikan bahwa jika mereka mengajukan tagihan ke Pengurus PKPU dan diterima maka terbuktilah tuduhan bahwa benar uang jemaah sudah mereka udah setor ke First Travel," lanjutnya.

Hal itu terlihat dari pembukaan pendaftaran tagihan Kemarin, jamaah yang mendaftar baru berjumlah tujuh orang. Sekadar tahu saja, tim pengurus PKPU sejak Selas (29/8) susah bisa menerima tagihan dari para kreditur.

Pendaftaran bisa dilakukan hingga 15 September 2019 kantor pengurus blok F No. 10, jl Wijaya II, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12160 pada Senin-Jumat pukul 09.00-16.00 WIB. (Sinar Putri S.Utami )

Artikel ini telah tayang di Kontan dengan judul: Polri tak berwenang kembalikan dana jamaah FT

Editor: Ferdinand Waskita
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved