Isu SARA

Beredar Foto-fotonya Bersama Prabowo, Anies-Sandi dan Lain-lain, Siapa Sebenarnya Sosok Asma Dewi?

Namanya sempat tertulis dalam selebaran yang terkait kampanye pengawalan Pilkada DKI Jakarta pada April lalu, Tamasya Al Maidah.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polisi sudah menetapkan seorang tersangka baru dalam kasus dugaan ujaran kebencian oleh kelompok Saracen.

Asma Dewi Ali Hasjim, perempuan kelahiran Banda Aceh, 19 Maret 1965 ini ditangkap tim dari Direktorat Siber Bareskrim Mabes Polri pada Jumat (8/9/2017) lalu di rumah kakaknya yang juga anggota Polri, di Kompleks Angkatan Kepolisian Republik Indonesia (AKRI), Ampera, Jakarta Selatan.

Baca: Diduga Transfer Rp 75 Juta ke Saracen, Polisi Tangkap Asma Dewi Mantan Bendahara Tamasya Al Maidah

Asma Dewi diduga mentransfer uang sejumlah Rp 75 juta kepada kelompok Saracen.

Asma Dewi dikenal aktif di berbagai kegiatan organisasi kemasyarakatan termasuk gerakan aksi Bela Islam seperti Aksi 212.

Namanya sempat tertulis dalam selebaran yang terkait kampanye pengawalan Pilkada DKI Jakarta pada April lalu, Tamasya Al Maidah.

Baca: Tangkap Asma Dewi, Polisi Temukan Bukti Transfer Rp 75 Juta ke Saracen, Begini Alurnya

Penasihat hukum tersangka mengaku kalau Asma Dewi merupakan relawan pasangan Anies-Sandiaga, namun membantah jika kliennya pernah menyetor uang kepada anggota Saracen.

Berbeda dengan keterangan penasihat hukum Asma Dewi, Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Sandiaga Uno membantah Asma Dewi pernah tergabung sebagai tim kampanyenya.

Sandiaga Uno memastikan tidak ada nama Asma Dewi di tim kampanye pasangan Anies-Sandiaga.

Halaman
12
Editor: Sapto Nugroho
Sumber: Kompas TV
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help