Pil PCC Makan Korban di Kendari, BNN Buru Pengedarnya

Badan Narkotika Nasional (BNN) membenarkan terjadinya peredaran obat memabukkan yang diduga salah satu narkoba jenis baru

Pil PCC Makan Korban di Kendari, BNN Buru Pengedarnya
Istimewa
Ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Badan Narkotika Nasional (BNN) membenarkan terjadinya peredaran obat memabukkan yang diduga salah satu narkoba yang meresahkan masyarakat Kendari Sulawesi Tenggara.

Dalam keterangan tertulis yang diterima Tribunnews.com, Kamis (14/9/2017) disebutkan, adanya berita penyalahgunaan obat yang bertuliskan (PCC) Paracetamol Cafein Carisoprodol yang beredar di Kendari, Sulawesi Tenggara, dan menyebabkan 1 (satu) orang meninggal dunia.

Selain itu 42 orang lainnya harus dirawat di beberapa Rumah Sakit di Kendari.

"Dengan ini disampaikan bahwa informasi tersebut BENAR dan saat ini sedang dalam pemantauan BNN RI, BNN Provinsi Sulawesi Tenggara dan BNNK Kendari," tulis Humas BNN Sulistiandri Atmoko dalam rilisnya.

Menurutnya, hingga saat ini Balai Laboratorium Narkotika BNN, BNNP dan BNNK sedang berkoordinasi dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Pusat dan BPOM wilayah setempat untuk memeriksa kandungan obat bertuliskan PCC tersebut.

Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help