Hanif Dhakiri dan Sri Mulyani Kompak Dukung Pelatihan Vokasi Sebagai Prioritas Program

Mereka berdua berkomitmen untuk mengembangkan pendidikan dan pelatihan vokasi yang menjadi program prioritas pemerintah sesuai arahan Presiden Jokowi.

Hanif Dhakiri dan Sri Mulyani Kompak Dukung Pelatihan Vokasi Sebagai Prioritas Program - m-hanif-dhakiri-dan-sri-mulyani_20170916_203727.jpg
dok. Kemnaker
Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri dan Menteri Keuangan Sri Mulyani melakukan kunjungan kerja bersama ke Institute of Caption: Technical Education (ITE). Kunjungan dimaksudkan untuk mempelajari keberhasilan Singapura dalam menyelenggarakan pelatihan dan pendidikan vokasi.
Hanif Dhakiri dan Sri Mulyani Kompak Dukung Pelatihan Vokasi Sebagai Prioritas Program - m-hanif-dhakiri-dan-sri-mulyani_20170916_203745.jpg
dok. Kemnaker
Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri dan Menteri Keuangan Sri Mulyani melakukan kunjungan kerja bersama ke Institute of Caption: Technical Education (ITE). Kunjungan dimaksudkan untuk mempelajari keberhasilan Singapura dalam menyelenggarakan pelatihan dan pendidikan vokasi.
Hanif Dhakiri dan Sri Mulyani Kompak Dukung Pelatihan Vokasi Sebagai Prioritas Program - m-hanif-dhakiri-dan-sri-mulyani_20170916_203843.jpg
dok. Kemnaker
Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri dan Menteri Keuangan Sri Mulyani melakukan kunjungan kerja bersama ke Institute of Caption: Technical Education (ITE). Kunjungan dimaksudkan untuk mempelajari keberhasilan Singapura dalam menyelenggarakan pelatihan dan pendidikan vokasi.

Komitmen Presiden Joko Widodo yang menjadikan percepatan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai salah satu program prioritas 2018, segera ditindaklanjuti oleh kerja Kementerian Ketenagakerjaan dan Kementerian Keuangan.

Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri dan Menteri Keuangan Sri Mulyani melakukan kunjungan kerja bersama ke Institute of Technical Education (ITE), Jumat (15/9/2017).

Kunjungan dimaksudkan untuk mempelajari keberhasilan Singapura dalam menyelenggarakan pelatihan dan pendidikan vokasi.

"Kita berdua berkomitmen untuk mengembangkan pendidikan dan pelatihan vokasi yang menjadi program prioritas pemerintah sesuai arahan Presiden Jokowi,” kata Menaker Hanif saat melakukan peninjauan workshop ITE di Singapura pada Jumat kemarin.

Dalam kunjungannya, kedua menteri melakukan peninjauan ke pusat pelatihan maritim, workshop aerospace bidang penerbangan serta mengunjungi workshop teknik dan manufaktur yang berada di kampus ITE Singapura.

Saat ini, lanjut Menaker, pemerintah terus berupaya meningkatkan kwalitas pelatihan vokasi Terutama pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK). Pelatihan di BLK dilakukan secara massif, fokus dan terarah.

Pemerintah juga melibatkan pelaku industri dalam menyusun konsep kurikulum dan instruktur. Hal ini dilakukan agar  apa yang diajarkan pada pelatihan vokasi  nyambung dengan kebutuhan pasar kerja.

Perbaikan fasilitas dan sarana serta prasarana pendukung pelatihan vokasi terus dilakukan. Kemnaker juga berharap adanya dukungan anggaran yang cukup untuk pengembangan pelatihan vokasi menjadi lebih baik. Disinilah pentingnya peran dari Menteri Keuangan.

Selain melalui BLK, pemerintah juga mendorong optimalisasi pelatihan vokasi uga dilakukan di Lembaga Pelatihan Kerja Swasta, Training Center Industri serta lembaga pelatihan yang ada di sekumlah Kementerian atau Lembaga.

Menaker menambahkan, tiap tahun pemerintah  dihadapkan pada dua juta angkatan kerja baru. Sayangnya, mereka angkatan kerja baru ini tidak bisa langsung masuk pasar kerja, karena kompetensi mereka masih rendah.

Pelatihan vokasi diharapkan menjasi cara untuk meningkatkan kompetensi angkatan kerja. (*)

Editor: Content Writer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved