UMN Resmikan PK Ojong-Jakob Oetama Tower di Gading Serpong

Gedung ini mampu menampung 5 ribu mahasiswa ini juga mengusung konsep rancangan struktur dan konstruksi bangunan yang hemat energi.

UMN Resmikan PK Ojong-Jakob Oetama Tower di Gading Serpong
Syahrizal Sidik/Tribunnews.com
Peresmian P.K Ojong — Jakob Oetama Tower di Kampus UMN, Gading Serpong. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Universitas Multimedia Nusantara (UMN) hari ini meresmikan gedung barunya yang bernama PK Ojong — Jakob Oetama Tower di Gading Serpong, Tangerang hari ini.

Gedung terbaru ini terdiri dari 19 lantai dengan ketinggian yang mencapai 80 meter dan total luas bangunan 42.500 meter persegi.

Gedung ini mampu menampung 5 ribu mahasiswa ini juga mengusung konsep rancangan struktur dan konstruksi bangunan yang hemat energi.

Ground breaking tower ini sudah dilakukan sejak Januari 2017 dengan penggunaan passive design yang menungkinkan pengurangan konsumsi listrik pada gedung secara cukup signifikan.

Selain menerapkan passive design, tower terbaru ini menggunakan lampu LED dan magnetic chiller yang bisa mengurangi konsumsi listrik hingga 30 persen.

Pantauan Tribunnews.com, P.K Ojong — Jakob Oetama tower ini menggunakan double skin facade yang mengontrol intensitas cahaya dan panas matahari yang masuk ke dalam ruangan, sehingga ruangan cukup terang dan berudara sejuk.

Selain itu, pengurangan pendingin udara juga terlihat dengan adanya beberapa roof garden yang ada di beberapa lokasi gedung yang membuat kampus menjadi lebih asri.

Baca: Jokowi Tunggu Surat Resmi Khofifah Maju Pilgub Jatim


Dalam peresmian gedung terbaru ini dihadiri langsung Komisaris Kompas Gramedia Irwan Oetama, CEO Kompas Gramedia Lilik Oetama, pihak rektorat, yayasan dan tamu undangan.

"Puji syukur pembangunan gedung sudah jadi, bagus, hardwarenya sudah jadi, tinggal melengkapi dari segi mutu, kualitas SDM (softwarenya)," ujar Lilik Oetama, CEO Kompas Grademia saat memberikan sambutan di Lecture Theater UMN, Rabu (27/9/2017).

Sementara itu, Wakil Rektor UMN Andrey Andoko, pembangunan tower terbaru ini merupakan kontribusi UMN dalam pemeliharaan lingkungan.

"Dalam pembangunan gedung-gedung perkuliahan ke depannya pun, UMN akan terus mengusung konsep hemat energi," ujar Andrey.

Sebagaimana diketahui, UMN pun meraih ASEAN Energy Award yang meraih juara pertama energy efficient building untuk kategori tropical building di tahun 2014.

Penulis: Syahrizal Sidik
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help