Hasil Seleksi CPNS Untuk Penjaga Lapas Rendah, BKN Berlakukan Passing Grade dan Ranking

Padahal Kemenhumkam menyampaikan kebutuhan Penjaga Lapas dan Pemeriksa Keimigrasian untuk daerah perbatasan sangat mendesak tahun ini.

Hasil Seleksi CPNS Untuk Penjaga Lapas Rendah, BKN Berlakukan Passing Grade dan Ranking
Kompas.com/Vitalis Yogi Trisna
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunnews.com,Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Hasil Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) formasi SAMA/D3 untuk jabatan Penjaga Lapas dan Pemeriksa Keimigrasian Terampil di Kementerian Hukum dan HAM pada sebagian wilayah tidak memenuhi kuota.

Bahkan secara kelulusan angka kelulusan SKD terbilang rendah yakni hanya 7,16 persen dari total peserta.

Secara nasional, hasil SKD yang memenuhi kuota hanya wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta .

Baca: Bupati Rita Widyasari: Tim 11 Hanya Isu, di Kukar Adanya Kesebelasan Mitra Kukar

Hal ini berdampak terhadap tidak terpenuhinya kuota 3 kali formasi berdasarkan Permenpan-RB nomor 22 tahun 2017 tentang Passing Grade.

Padahal Kemenhumkam menyampaikan kebutuhan Penjaga Lapas dan Pemeriksa Keimigrasian untuk daerah perbatasan sangat mendesak tahun ini.

Lebih lanjut, pihak Kemenkumham menjelaskan kondisi perbatasan Indonesia yang kekurangan petugas serta rasio jumlah Penjaga Lapas dan tahanan atau napi masih timpang.

Baca: Dijebloskan ke Tahanan, Bupati Cantik Rita Widyasari Akan Tempuh Jalur Praperadilan Lawan KPK

Untuk itu, Panselnas CPNS mengambil kebijakan untuk memenuhi kuota peserta Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) dengan menggabungkan passing grade dan ranking.

Halaman
12
Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help