Tribunners / Citizen Journalism

Gigih Soroti Dugaan Praktek Jual Beli Jabatan di Instansi Tertentu

Praktek dugaan korupsi dengan motif jual beli jabatan masih banyak terjadi di seluruh instansi pemerintahan.

Gigih Soroti Dugaan Praktek Jual Beli Jabatan di Instansi Tertentu
Ist
Gigih memberi laporan di KPK.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Praktek dugaan korupsi dengan motif jual beli jabatan disinyalir masih banyak terjadi di instansi pemerintahan tertentu.

Oleh karena itu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta untuk memeriksa pejabat negara yang terlibat jual beli jabatan.

Direktur Eksekutif Indonesian Club, Gigih Guntoro, menemukan adanya dugaan praktek tersebut di sebuah dirjen kementerian.

Dia pun telah menyampaikan laporannya tersebut ke KPK.

"Berdasarkan investigasi yang kami lakukan secara mandiri terjadi dugaan jual beli jabatan yang dilakukan secara sistematis dan terstruktur yang berlangsung cukup lama,"kata Gigih di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Selasa (10/9/2017).

Dia melanjutkan, berdasarkan standar operasional prosedur terkait mutasi jabatan di seluruh Indonesia dilakukan secara terbuka yang dapat dilihat di web resmi.

"Pelaksanaan mutasi Jabatan ini dilakukan secara berkala dalam rangka regenerasi dan rotasi jabatan untuk mewujudkan tata kelola yang sehat. Hasil seleksi secara resmi di umumkan secara terbuka," jelasnya.

Menurutnya, Jika praktek dugaan korupsi dengan modus jual beli jabatan tidak dapat dihentikan, maka dapat menurunkan kepercayaan publik terhadap kinerja kementerian.

Editor: Hasanudin Aco
Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help