Cerita Di Balik Keputusan Jokowi Temui Massa Aksi 212 di Monas

"Tiba-tiba beliau mengatakan, 'Pak Wapres ayo kita salat jumat disana.' 'Ayo-ayo (jawab JK-red)',"

Cerita Di Balik Keputusan Jokowi Temui Massa Aksi 212 di Monas
TRIBUN/BIAN HARNANSA
Foto udara menunjukan massa Aksi Damai 212 memenuhi kawasan silang Monas, Jakarta, Jumat (2/12/2016). Massa aksi menggelar salat Jumat bersama lalu menggelar dzikir dan doa untuk kebaikan bangsa dan negara. TRIBUNNEWS/BIAN HARNANSA 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kehadiran Presiden Joko Widodo (Jokowi) di tengah aksi 2 Desember 2016 atau aksi 212 yang diikuti jutaan orang di Monas, Jakarta masih menjadi cerita menarik untuk diungkap.

Khususnya, dinamika sebelum dan saat Presiden Jokowi bersama Wakil Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan sejumlah anggota Kabinet Kerja memilih melangsungkan ibadah Salat Jumat bersama massa 212 di Monas.

Baca: Sekelumit Cerita Perbicangan Jokowi di Meja Makan Usai Tinjau Pengungsi Sinabung

Dalam program Rosi #Jokowi's Way, Kamis (12/10/2017), Menteri Sekretaris Negara Pratikno menceritakan kisah di balik Jokowi dan Jusuf Kalla melangsungkan salat Jumat bersama massa aksi 212.

Presiden Jokowi sempat meminta pertimbangan dari segala sudut pandang terkait kehadirannya dari sisi keamanan, sososial dan lainnya.

Baca: Jokowi Resmikan Jalan Tol Pertama di Sumatra Selatan

"Presiden tanya, 'bagaimana dari sisi keamanan?'" Demikian saat itu Presiden Jokowi meminta pertimbangan, kata Pratikno, dalam program Rosi #Jokowi's Way, di Kompas TV, Kamis (12/10/2017).

"Tidak ada satupun yang merekomendasikan Presiden ke Monas. Itu dari sisi keamanan," ujar Pratikno lebih lanjut.

Presiden Jokowi pun bertanya kepada Pratikno dari sisi pandangan sosial, bila dirinya hadir dan menjumpai massa aksi 212 di Monas.

Halaman
123
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help