KPK Periksa Komisaris PT Buana Finance Tjan Soen Eng Atas Dugaan Korupsi BLBI

"Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka SAT (Syafruddin Arsyad Temenggung)," ujar Febri.

KPK Periksa Komisaris PT Buana Finance Tjan Soen Eng Atas Dugaan Korupsi BLBI
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Wakil Ketua KPK Laode M Syarif bersama juru bicara KPK Febri Diansyah menjelaskan kepada wartawan saat konferensi pers di kantor KPK, Jakarta, Rabu (27/9/2017). KPK menetapkan Direktur Utama PT Quadra Solution Anang Sugiana Sudiharjo sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi KTP elektronik. Anang Sugiana Sudihardjo menjadi tersangka ke enam dalam kasus mega korupsi tersebut. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Komisaris PT Buana Finance Tbk, Tjan Soen Eng diagendakan menjalani pemeriksaan di KPK dalam penyidikan kasus dugaan korupsi penerbitan Surat Keterangan Lunas Bantuan Likuiditas Bank Indonesia untuk Sjamsul Nursalim, pemilik Bank Dagang Nasional Indonesia.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan Tjan Soen Eng diperiksa sebagai saksi untuk tersangka mantan Ketua Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) Syafruddin Arsyad Temenggung (SAT).

"Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka SAT (Syafruddin Arsyad Temenggung)," ujar Febri.

Diketahui Tjan Soen Eng ditetapkan sebagai komisaris perseroan sebagaimana tercantum dalam Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan Nomor 45 tanggal 19 Juli 2017.

Baca: Bahas Senjata dan Aneka Spekulasi, Wiranto Gelar Rapat dengan Panglima, Kapolri dan Kepala BIN

Baca: Respon Kapolri soal Kabar Dirdik KPK Didesak Dikembalikan ke Polri

PT Buana Finance merupakan perusahaan pembiayaan. Perusahaan pembiayaan itu tercatat sebagai perusahaan publik di Bursa Efek Indonesia sejak tahun 1990 dengan fokus usaha di segmen leasing dan pembiayaan konsumen.

Pemegang saham mayoritas PT Buana Finance adalah PT Sari Dasa Karsa, sebanyak 67.6 persen, per 31 Juli 2017. PT Sari Dasa Karsa juga tercatat memiliki saham di PT Bank UOB Indonesia, yang dulunya merupakan Bank Buana.

Selain itu Tjan Soen Eng juga menduduki jabatan sebagai Komisaris Utama PT Asuransi Bina Dana Arta atau ABDA. Belum diketahui pasti kaitan Tjan Soen Eng dengan Syafruddin maupun Sjamsul Nursalim.

Dalam kasus ini, berdasarkan hasil audit investigatif, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), jumlah kerugian negara mencapai sebesar Rp4,58 triliun.

Sjamsul Nursalim dan Istrinya Itjih Nursalim, dua kali mangkir pemeriksaan KPK. Kini keduanya menetap di Singapura.

Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help