UNHCR: Militer Myanmar Persulit Kehidupan Rohingya

UNHCR, lembaga pengungsi di bawah PBB menyebut, pasukan keamanan Myanmar menghalang - halangi etnis Rohingya untuk kembali dari pengungsian.

UNHCR, lembaga pengungsi di bawah PBB menyebut, pasukan keamanan Myanmar menghalang - halangi etnis Rohingya untuk kembali dari pengungsian. Tidak hanya itu, berdasarkan investigasi dengan menanyai pengungsi, UNHCR berkesimpulan bahwa terjadi operasi pembersihan etnis ecara sistematis. Metode yang dituduhkan kepada militer Myanmar adalah dengan melakukan penahanan terhadap laki - laki di bawaha usia 40 tahun. Selain itu, militer Myanmar diduga membakar rumah, lahan petanian dan permukiman di desa - desa yang dihuni etnis Rohingya di Rakhine.
Sumber: Kompas TV
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help