Komisi I DPR Tunggu Struktur Organisasi BSSN dari Pemerintah

Anggota Komisi I DPR Bobby Adhityo Rizaldi masih menunggu struktur organisasi Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dari pemerintah.

Komisi I DPR Tunggu Struktur Organisasi BSSN dari Pemerintah
dok.DPR
Anggota Pansus Bobby Adityo Rizaldi mengatakan RUU Anti Terorisme akan selesai pada tahun ini, ketika dihubungi, Minggu (28/5/2017). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Anggota Komisi I DPR Bobby Adhityo Rizaldi masih menunggu struktur organisasi Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dari pemerintah.

"Kami sampaikan secepatnya pemerintah sampaikan (struktur BSSN). Kita akan membahas," kata Bobby kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (17/10/2017).

Politikus Partai Golkar ini mengatakan, sampai saat ini pihaknya baru menerima rancangan anggaran BSSN yang nilainya sekitar Rp900 miliar.

Baca: Kemensos Usulkan 9 Nama Pahlawan Nasional Terbaru

Anggaran itu ditujukan untuk berbagai hal, seperti operasional hingga belanja pegawai.

Menurutnya, selain untuk pembahasan anggaran, struktur organisasi BSSN sejatinya untuk memastikan Lembaga Sandi Negara dan Ditjen Aplikasi Informatikan (Aptika) Kemkominfo telah ditiadakan.

Hal itu untuk mengantisipasi adanya anggaran ganda dalam satu kementerian atau lembaga.

"Jadi BSSN ini sudah ada mata anggarannya. Lemsaneg tidak ada, tapi Ditjen Aptika masih. Bagaimana kami menyetujui ini kalau masih ada," kata Bobby.

Untuk itu dirinya berharap, pemerintah segera menyerahkan struktur tersebut mengingat peresmian BSSN akan dilakukan akhir bulan ini.

Baca: Ketua, Hakim hingga Panitera PN Manado Diperiksa KPK di Polda Sulut

Halaman
12
Penulis: Wahyu Aji
Editor: Ferdinand Waskita
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help