DPR Minta Reformasi Birokrasi dan Perombakan Dilakukan di TVRI

Salah satu yang menjadi sorotannya adalah kurangnya motivasi direksi untuk bekerja lebih baik lagi.

DPR Minta Reformasi Birokrasi dan Perombakan Dilakukan di TVRI
KOMPAS IMAGES
Bobby Adhityo Rizaldi 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA –- Anggota Komisi I DPR Bobby Adhityo Rizaldi berharap jajaran direksi Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia (LPP TVRI) yang terpilih periode 2017-2022, bukan orang sembarangan.

"Kami harapkan mendapatkan orang kompeten di bidangnya supaya televisi negara ini bisa membenahi manajemennya," kata Bobby kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (18/10/2017).

Salah satu yang menjadi sorotannya adalah kurangnya motivasi direksi untuk bekerja lebih baik lagi.

"Karena kita lihat selama ini sumberdaya manusianya sangat kurang lebih banyak mau pensiun dibandingkan dengan yang baru direkrut. Semoga dengan adanya orang-orang baru ini jadi lebih baik," kata Bobby.

Politikus Partai Golkar ini juga berpesan supaya direktur baru mampu menuntaskan berbagai masalah TVRI saat ini. Termasuk menjalankan RUU Penyiaran.

Namun Bobby mengaku percaya dengan Dewan Pengawas TVRI untuk memilih direktur yang baru.

"Kami percaya Dewan Pengawas itu orang yang bijak, orang yang mampu dan mengenal secara personal 50 orang itu. Untuk itu kami berharap Dewan Pengawas memberikan pilihan yang benar," katanya.

Lebih lanjut dirinya berharap ada perombakan total birokrasi di tubuh TVRI.

"Kami harapkan Dewan Pengawas memilih orang yang paham industri, kenal orangnya, jangan sampai seperti dulu, antara Dewan Pengawas dengan direksinya tidak cocok," tambahnya.

Terkait TVRI yang menyandang opini tanpa menyatakan pendapat selama empat tahun terakhir dari BPK, Bobby berharap hal itu jangan sampai terulang kembali.

"Itu kami sayangkan, karena banyak sekali tunggakan ke yang tidak terbayar, bahkan sampai Rp 10 triliun," kata Bobby.

Diberitakan sebelumnya, Dewan Pengawas TVRI menunjuk Panitia Seleksi Calon Direksi yang independen dan berasal dari luar lembaga TVRI beragam latar belakang berdasarkan Surat Keputusan Direktur Utama TVRI Nomor :135/KEP/I.1/TVRI/2017.

Panitia Seleksi Calon Direksi TVRI telah menetapkan 134 calon yang akan menjalani beberapa tahapan tes yakni Seleksi Administrasi, Tes Tertulis, Tes Asesmen dari lembaga independen, Wawancara dari Panitia Seleksi, Tes Kesehatan dan Wawancara dari Dewan Pengawas TVRI.

Selanjutnya, Panitia Seleksi Calon Direksi TVRI akan memilih 18 kandidat untuk tiga orang calon pada setiap jabatan direktur yang diajukan kepada Dewan Pengawas selanjutnya dipilih enam orang Direksi TVRI.

Penulis: Wahyu Aji
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help