PBNU Peringati Hari Santri di Tugu Proklamasi

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama memperingati Hari Santri yang ketiga di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, Minggu (22/10/2017).

PBNU Peringati Hari Santri di Tugu Proklamasi
Dennis Destryawan
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama memperingati Hari Santri yang ketiga di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, Minggu (22/10/2017). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama memperingati Hari Santri yang ketiga di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, Minggu (22/10/2017).

Peringatan pada tahun ini, mengangkat tema "Meneguhkan Peran Santri dalam Bela Negara, Menjaga Pancasila, dan NKRI".

Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj mengatakan, peran santri sentral untuk Indonesia.

"Kiprah santri teruji dalam mengokohkan pilar-pilar NKRI berdasarkan Pancasila yang bersendikan Bhinneka Tunggal Ika," ujar Said Aqil pada Minggu (22/10/2017).

Said mencontohkan peran santri pada 1936, sebelum Indonesia merdeka, kaum santri menyatakan nusantara sebagai Darussalam.

"Tanpa resolusi jihad NU dan pidato Hadlaratus Syeikh yang menggetarkan ini, tidak akan pernah ada peristiwa 10 November di Surabaya yang kelak diperingati sebagai hari pahlawan," ujar Said.

Acara Hari Santri Nasional juga dihadiri Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Agama Lukman Hakim, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar dan sejumlah toko lainnya.

Penulis: Dennis Destryawan
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help